Header Ads

Gugatan JR Saragih Ditolak oleh PTTUN, Ini Alasannya...

WARTAGAS.COM - Gugatan bakal calon Gubernur Sumatera Utara, Jopinus Ramli (JR) Saragih di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan resmi ditolak.

Gugatan JR Saragih Ditolak oleh PTTUN, Ini Alasannya...
JR Saragih menangis - Foto: Ist / Net

Ditolaknya gugatan Bupati Simalungun itu setelah majelis hakim yang diketuai oleh Bambang Edy Susanto Soedewo menerima eksepsi dari pihak tergugat, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara.

Dalam persidangan terakhir gugatan JR Saragih dengan agenda pembacaan putusan, tampak hadir kuasa hukum penggugat, Ikhwaluddin Simatupang, dan kuasa hukum tergugat, Hadiningtyas.

Usai persidangan, Hadiningtyas mengatakan, pihaknya memenangkan gugatan tersebut karena eksepsi mereka diterima oleh majelis hakim.

Dalam eksepsi tersebut, gugatan JR Saragih dinilai prematur mengingat beberapa tahapan terkait sengketa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 masih berlangsung di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara.


Sidang putusan gugagan JR Saragih di PTTUN Medan (27/3/2018)
Sidang putusan gugagan JR Saragih di PTTUN Medan (27/3/2018) - Foto: Foto: Analisadaily.com<

Menurutnya, amar putusan Bawaslu Sumut baru berakhir 16 Maret 2018. Namun pihak penggugat telah mendaftarkan gugatan ke PTTUN pada 7 Maret 2018.

"Artinya pada masa itu masih ada proses administrasi yang sedang berlangsung di Bawaslu (Sumut) sehingga mereka belum mempunyai kepentingan untuk memajukan gugatan," kata Hadiningtyas di PTTUN Medan, Selasa (27/3).

Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah eksepsi mereka diterima, maka otomatis gugatan JR Saragih ditolak.

Oleh karena itu pihaknya masih akan menyusun beberapa langkah jika putusan dari PTTUN Medan ini akan digugat kembali atau kasasi ke Mahkamah Agung.

"Kita akan pertajam lagi dalil-dalil hukumnya untuk mengajukan kontra memori kasasi," tandasnya. [*]


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Sumber: analisadaily.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.