Header Ads

HKBP Harus Diperhitungkan

WARTAGAS.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga Ketua Pembina Paduan Suara Sola Fide HKBP Jalan Suprapto, Jakarta, Trimedya Panjaitan SH MH mengatakan, banyak aset milik HKBP yang tidak terurus sehingga tidak dikelola dengan baik. Termasuk Panti Karya (PK) Hephata milik HKBP, yang sudah berumur 95 tahun, tapi kondisinya masih begitu-begitu saja. Meski ada kolekte di gereja satu kali untuk Hephata, tapi belum cukup.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga Ketua Dewan Pembina Paduan Suara Sola Fide Jalan Suprapto Jakarta, Trimedya Panjaitan beserta istri foto bersama Pengurus Paduan Suara Sola Fide dan Direktur PK Hephata Pdt Osten Jhon Matondang, usai bakti sosial di PK Hephata Laguboti, Tobasa, Sabtu (3/3)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga Ketua Dewan Pembina Paduan Suara Sola Fide Jalan Suprapto Jakarta, Trimedya Panjaitan beserta istri foto bersama Pengurus Paduan Suara Sola Fide dan Direktur PK Hephata Pdt Osten Jhon Matondang, usai bakti sosial di PK Hephata Laguboti, Tobasa, Sabtu (3/3) - Foto: hariansib.co

"Semoga di kepemimpinan HKBP (Ephorus) ke depan, Yayasan HKBP lebih meningkat lagi. Bila perlu kita angkat bapak asuh untuk PK Hephata ini. Seperti Yayasan Kesehatan HKBP yang dipercayakan saya pimpin, kini rumah sakit yang sudah lama ditinggalkan masyarakat kini sudah berkembang, IGD-nya standart rumah sakit MNC," ucapnya, pada Bakti Sosial PS Sola Fidem, Sabtu (3/3) di PK Hephata, Kecamatan Laguboti, Tobasa, seperti yang dilansir oleh Hariansib.co (5/3).

Menurut dia, pimpinan HKBP bingung apa yang menjadi skala prioritas untuk dibangun. Tapi, perlu diusulkan kepada pimpinan HKBP bagaimana membuat terobosan yang baik, termasuk untuk mengembangkan PK Hephata yang dihuni oleh penyadang disabilitas. "Kita beruntung bisa hidup dengan fisik yang sempurna, coba kita lihat anak-anak penghuni Hephata ini, dengan segala kekurangannya, mereka bisa berkreasi, pintar main musik, bernyanyi dan memproduksi sesuatu yang bisa dijual. Kita harus mengayomi dan melayani mereka, selagi masih ada waktu, mari kita buat hidup ini jadi berkat," ungkap Trimedya.

Selain itu, kata Ketua DPP PDI Perjuangan ini, ke depan HKBP harus menjadi gereja besar dan diperhitungkan pemerintah, sejajar dengan NU dan Muhammadiyah. Presiden belum pernah mengunjungi pimpinan dan kantor pusat HKBP untuk meminta sumbang pikiran. Padahal, orang-orang pintar begitu banyak di HKBP. Padahal, kalau ada pergantian Ketua Umum NU atau Muhammadiyah, presiden langsung berkunjung ke kantor kedua lembaga ini. Menurut Trimedya, jemaat sangat rindu HKBP besar dan diperhitungkan, semua itu terletak di tangan pimpinan HKBP mulai dari pusat sampai daerah.

"Kalau jemaat adalah orang-orang biasa tapi sportif yang ikut mendukung pembangunan HKBP secara fisik maupun rohani. Para pendeta hendaknya menjadi lembaga gereja yang membanggakan, generasi mudanya bangga terhadap HKBP dan pemerintahpun segan, sehingga minta sumbang pikiran bagaimana membangun bangsa dan negara ini. Kami akan bangga kalau HKBP ini diperhitungkan negara, tapi kami prihatin kalau lembaga ini tidak disegani," tuturnya

Pada kesempatan itu, PS Sola Fide Jakarta memberi bantuan berupa alat-alat musik dan alat bantu pendengaran untuk penyandang disabilitas. Jojor Sianipar br Sianturi memberi bantuan Rp 30 juta dan Trimedya Panjaitan menambah Rp 20 juta untuk menggenapi jadi Rp 50 juta. Ketua PS Sola Fide Jakarta, Donald Manurung didampingi unsur Badan Pengurus Harian: Petrus Panjaitan dan Nikson Siagian mengatakan, PS Sola Fide sudah dua kali berkunjung ke Hephata. Kunjungan kedua ini merupakan hadiah dari Ketua Dewan Pembina Trimedya Panjaitan yang membawa mereka wisata rohani keliling kawasan Danau Toba karena menang Pesparawi tingkat DKI kelompok dewasa. Dengan predikat juara tersebut, PS Sola Fide akan menjadi wakil DKI Jakarta untuk Pesparawi tingkat nasional Nopember mendatang di Pontianak.

Acara dipandu oleh Pdt Jarudin Panjaitan STh MM, didampingi Pdt Irene br Situmorang, Direktur PK Hephata Pdt Osten Matondang. Turut hadir Ny Trimedya Panjaitan br Marpaung, Ny AKBP Marudut Liberty Panjaitan, Ir Tarianus Panjaitan, Toga TOP Panjaitan, Kirman Panjaitan, dan lainnya. Pada kesempatan itu, Trimedya Panjaitan yang didampingi istrinya mohon doa restu dari pengurus dan anak-anak didik PK Hephata agar mereka diberi Tuhan kekuatan, kesehatan dan panjang umur. Terlebih doa kepada putra sulungnya yang baru lulus penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Gunakan Pakaian Adat Batak Presiden Jokowi Memukul Gondang Tanda Pameran Kriyanusa 2017 Resmi Dibuka




Laporan: tim
Sumber: hariansib.co
loading...

No comments

Powered by Blogger.