Header Ads

Ini Kronologi Tank TNI yang Kecelakaan Masuk ke Sungai Bogowonto

WARTAGAS.COM - Kabar duka menyelimuti Purworejo, tank TNI yang sedang membawa rombongan peserta outbond mengalami kecelakaan akibat tergelincir dan terperosok masuk ke dalam Sungai Bogowonto. Dilaporkan atas musibah itu, dua korban meninggal dunia yakni seorang personil TNI bernama Pratu Randy Suryadi dan Kepala Taman Kanak-KanaK (TK) Ananda, Iswandari.

Ini Kronologi Tank TNI yang Kecelakaan Masuk ke Sungai Bogowonto
Petugas dan warga di lokasi kejadian kecelakaan tank TNI di Sungai Bogowonto. - Foto: Facebook/Istimewa


Melansir dari iNews.Id, saat terjadi kecelakaan, sejumlah personel sedang melakukan outbond bersama puluhan peserta dari tiga PAUD dan dua TK di wilayah Purworejo. Kegiatan latihan outbond itu sudah sering dilakukan pihak TNI bersama para anak-anak tersebut.

Kronologi kejadian berawal sekitar pukul 08.00 WIB, peserta dari PAUD dan TK Sindurjan Kecamatan Purworejo, tiba di Markas Batalyon Infanteri (Yonif) 412 Mekani untuk mengikuti latihan outbond yang diterima langsung olah para personel 412.

Para peserta mengikuti sejumlah agenda latihan, dimulai dengan mencoba naik alat simulasi helly. Setelah selesai peserta diajak turun ke lapangan untuk melanjutkan kegiatan lapangan di Yonif 412. Selanjutnya oleh personil TNI para peserta diperkenalkan lintasan jembatan timbang.

Di sinilah semuanya dimulai. Para peserta kemudian diajak ke garasi tank dan diperkenalkan nama dan jenis alutsista tersebut. Mereka kemudian diajak untuk naik ke atas tank untuk menyusuri Sungai Bogowonto. Setiap satu unit tank, hanya bisa dinaiki kurang lebih 20 orang. Khusus untuk latihan outbond saat itu, personel TNI mengerahkan tiga unit tank dan peserta pun di bagi menjadi tiga kloter karena banyak.

Kloter pertama tank melintas dan membelah Sungai Bogowonto dengan selamat, para peserta yang masih anak-anak pun menikmatinya. Namun saat Kloter kedua melintas terjadi musibah yang diawali dengan tergelincirnya tank dan tenggelam, diduga akibat tanah ambles, sekitar pukul 10:00 WIB.

Tank yang mengalami kecelakaan itu dinaiki lima personil TNI, 17 penumpang terdiri atas 16 anak dan seorang guru. Melihat kecelakaan dan tengelamnya tank tersebut. Beberapa personel 412 bergegas menolong para korban.

Almarhum Pratu Randy salah satu anggota yang melakukan pertolongan saat kecelakaan tersebut, namun dia ikut menjadi korban. Dia sempat dibawa ke RSU dr Tjiro Wardoyo untuk mendapat penanganan, namun nyawanya sudah tidak tertolong. Korban kedua yakn Guru TK Iswandari, sekaligus Kepala TK Ananda. Korban sempat dibawa ke RS Panti Waluyo sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Sekitar pukul 13.15 WIB, tank yang mengalami kecelakaan dan tenggelam dievakuasi dengan cara ditarik dengan menggunakan tank lainnya. Hingga saat ini, kasus kecelakaan itu masih ditangani pihak TNI. "Menyangkut alutsista yang mengalami musibah kecelakaan sudah ditangani oleh TNI. Kami hanya mendukung saja jika diperlukan," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho saat dikonfirmasi awak media.

Komandan Batalyon Mayor Infanteri, Iman Widhiarto menuturkan amat berduka atas peristiwa kecelakaan yang terjadi, khususnya kepada anak-anak TK. Pihak sekolah memberikan kepercayaan untuk pengenalan TNI kepada anak didiknya. “Kami sangat berduka, ini musibah,” tuturnya melalui sambungan ponsel dari milik Kapten Agung. [*]


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Sumber: inews.id
loading...

No comments

Powered by Blogger.