Header Ads

Tak Terima Putusan KPU, Ance dan Pendukung JR Saragih Mengamuk, Lihat Videonya

WARTAGAS.COM - Bakal Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Ance Selian mengamuk seusai putusan KPUD Sumut dibacakan oleh salah seorang petugas KPU yang menyatakan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara JR Saragih-Ance Selian tetap Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Tak Terima Putusan KPU, Ance dan Pendukung JR Saragih Mengamuk, Lihat Videonya
Komisioner KPUD Sumut banget Silitonga saat berdebat dengan Ance Selian dan para pendukungnya yang tak terima dengan putusan KPUD yang menetapkan pasangan JR Saragih-Ance Selian tetap tak memenuhi syarat. - Foto: Wesly Simanjuntak / Tagar.id

Menurut Ance putusan KPUD Sumut tidak sesuai dengan amar putusan Bawaslu Sumut yang menurutnya Bawaslu memerintahkan untuk melegalisir ulang ijazah JR Saragih.

KPUD Sumut yang hanya diwakili oleh komisioner, Benget Silitonga didampingi Kabag Hukum dan Teknis, Maruli Pasaribu pada saat hendak menyerahkan surat keputusan tersebut ditolak oleh Ance dan sejumlah tim pemenangan diantaranya Ronald Naibaho, Tahan Panggabean dan sejumlah kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mendampingi Ance.

"Keterlaluan kalian ini, coba baca ulang putusan kalian itu, apa diperintahkan Bawaslu di situ, kan leges ulang ijasah bukan fotokopi ijazah," kata Ance dengan nada keras di ruang rapat KPUD Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis (15/3).

BACA JUGA: JR Saragih-Ance Dua Kali Tidak Memenuhi Syarat (TMS) ke Pilgub Sumut

Namun, Benget menolak permintaan Ance. Menurut Benget pada surat putusan yang hendak diserahkan telah tertuang semua alasan JR- Ance tetap tidak memenuhi syarat untuk mengikuti kontestasi pemilihan gubernur yang akan datang.

"Kau Benget, kayak namamu memang senget," ucap salah seorang pendukung JR-Ance yang tampak berpakaian hijau.

Oleh pendukung JR-Ance lainnya, yang tidak diketahui namanya ikut menyela rapat dan meminta putusan KPU Sumut untuk dibaca ulang.

"Maaf bapak-bapak, saya pendukung JR -Ance, saya tidak terima putusan KPU, tolong dibaca ulang atas permintaan Pak Ance," teriaknya dengan keras dan dikuti oleh pendukung JR lainnya.

Melihat situasi dan kondisi, pihak Kepolisian yang berada pada ruang rapat KPU Sumut pun bertindak cepat mengeluarkan sejumlah pendukung JR-Ance dari ruang rapat disebabkan sikap para pendukung JR-Ance yang dianggap melakukan perbuatan tidak menyenangkan.

"Kau, kau keluar kau cepat," perintah seorang personil Polri sambil menarik keluar kedua orang yang berpakaian hijau dan biru itu.

Sebelumnya, Ance juga mengamuk di KPU Sumut pada saat hendak pembacaan putusan KPU Sumut. Pasalnya, Ance yang sudah menunggu di ruang rapat belum juga ada komisioner yang menerimanya.

Tak Terima Putusan KPU, Ance dan Pendukung JR Saragih Mengamuk

Dikirim oleh GAS Peduli pada 15 Maret 2018


"Kau, kau orang KPU, jam berapa kalian janji untuk membacakan, kan janji kita jam 13.30 WIB, ini sudah jam berapa? Hebat kali kalian orang KPU ini, bah. Mana- mana ketua KPU Sumut," ujar Ance yang langsung keluar dari ruang rapat hendak menghampiri ruangan komisioner KPU Sumut.

Hendak ke ruangan komisioner, Benget pun menghampiri Ance.

"Ayo, ayo kita mulai Pak," ajak Benget seraya mengajak berjalan ke ruang rapat.

Namun Ance tetap melampiaskan kekecewaannya dengan terus mengumpat Benget yang berjalan di belakangnya.

"Tak konsisten kalian KPU ini, kalian suruh kami nunggu lama kali," ucapnya sekira pukul 14.10 WIB.

Oleh sikap Ance dan sejumlah pendukungnya Komisioner KPU Sumut, Benget, yang hanya seorang diri menghadapi sejumlah pendukung JR -Ance pun tampak tenang dan mengajak yang hadir agar tetap menjaga kondusif suasana rapat.

Pantauan di lokasi, seusai pembacaan putusan KPU Sumut, sejumlah pendukung JR -Ance melakukan orasi sambil bernyanyi dan memainkan alat musik di luar kantor KPU Sumut yang dikawal oleh puluhan aparat kepolisian. [*]


Tim / Tagar.Id

LIHAT JUGA VIDEO DI bAWAH INI


Artikel ini telah tayang di tagar.id dengan judul "Tak Terima Putusan KPU, Ance dan Pendukung JR Saragih Mengamuk, Lihat Videonya"
loading...

No comments

Powered by Blogger.