Header Ads

Ternyata Ini Penyebab Banjir Bandang di Bandung

WARTAGAS.COM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Arief Prasetya, mengatakan banjir yang menerjang Bandung terjadi akibat luapan Sungai Cileuweung dan Cipamokolan. Tercatat, delapan lokasi bannjir menjadi fokus utama penanganan.

Ternyata Ini Penyebab Banjir Bandang di Bandung
Kendaraan terjebak banjir bandang di Bandung, Jawa Barat. - Foto: instagram bei,jakariah / poskotanews.com

“Kami menduga luapan dua sungai itu terjadi karena tak bisa menampung debit air yang mengalir dari utara,” katanya dalam pesannya ke Humas Kota Bandung, Selasa (20/3/2018). seperti yang dilansir poskotanews.com. .

Menurutnya, petugas telah diterjunkan ke lokasi banjir. “Kendaraan dengan pompa portabke juga disiapkan untuk mengatasi genangan di perempatan Gedebage dan Jalan Rumah Sakit,” tambahnya.

Di samping itu, petugas unit reaksi cepat (URC) juga sudah diturunkan membersihkan lumpur sisa banjir. Sejauh ini, belum ada informasi tembok penahan tanah atau tanggul jebol.

“Petugas URC juga akan menyusuri kedua sungai untuk mencari lokasi kerusakan tanggul,” katanya.

Selain di kawasan itu, perhatian sama juga dilakukan pada lokasi banjir lain, yakni Cicaheum, Cikadut, Jalan Purwakarta Antapani, Jalan Polo Air Arcamanik, Jalan Terusan Jakarta, Jalan Terusan Rumah Sakit, Jalan Perempatan Gedebage Soekarno Hatta.

Arief menuturkan, telah menerjunkan sejumlah petugas termasuk mengirimkan kendaraan pompa portable. “Kendaraan pompa portable sudah diturunkan untuk menyelesaiakan genangan air di perempatan Gedebage dan Jalan Rumah Sakit supaya lalu lintas tidak terganggu,” tutur Arief.

Terjangan banjir itu terjadi sekira pukul 16:30. Akibatnya, sejumlah mobil dan motor yang terngah parkir terseret arus. Banjir surut saat petang hari dan menyisakan lumpur yang tinggi.


Bandung Diterjang Banjir Bandang
DIberitakan poskotanews.com (20/3), Banjir bandang menerjang Kota Bandung, Selasa (20/3/2018). Sampai malam, kawasan yang kebanjiran masih dipenuhi lumpur tebal.

Banjir menerjang sekira pukul 16:30. Air mengenang dengan ketinggian sekitar 40 cm.

Terjangan banjir membuat sejumlah mobil yang tengah parkir terseret arus. Begitu pula sejumlah sepeda motor. Sementara sejumlah orang yang sedang berjalan saling berpegangan tangan untuk bisa mencapai dataran yang bebas banjir.

Air mulai surut petang hari. Warga pun membersihkan lumpur di rumah masing-masing.

“Jalan jadi licin, kalau nggak hati-hati bisa kepleset. Kasihan yang naik motor,” ujar Arifin, warga di Jalan Purwakarta.

Petugas Diskar PB Kota Bandung pun memberihkan jalan dari lumpur. Menggunakan selang, petugas menyemprotkan air ke jalan berlumpur.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



WG / Poskotanews
loading...

No comments

Powered by Blogger.