Header Ads

Terpidana Pembunuh Munir Pollycarpus Buka-bukaan, Kini Mendekat ke Tommy Soeharto

WARTAGAS.COM - Terpidana kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir, Pollycarpus Budihari Priyanto bertemu dengan Najwa Shihab.

Terpidana Pembunuh Munir Pollycarpus Buka-bukaan, Kini Mendekat ke Tommy Soeharto
Foto: medan.tribunnews.com

Dilansir TribunWow.com, hal itu tampak dari unggahan akun YouTube Najwa Shihab yang diunggah pada Senin (2/4/2018).

Kepada Najwa Shihab, Pollycarpus mengaku setelah sekian lama, ia baru muncuk ke publik karena menurutnya tidak perlu menghindar terus.

"Saya pikir tidak perlu menghindar, klarifikasi itu juga penting," kata Pollycarpus.

Ia juga membantah jika hukumannya terlalu singkat.

Menurutnya, semuanya sudah sesuai dengan prosedur, ia mendapat remisi, dan lain-lain.

Diketahui, Pollycarpus total hukumannya 10 tahun penjara.

Setelah dua tahun di penjara ia sempat bebas, kemudian masuk lagi ke penjara karena Mahkamah Agung memutuskan jika Pollycarpus bersalah.

"Dan hukumannya ditambah menjadi 20 tahun," sambung Najwa.

Pollycarpus kemudian memberikan penjelasan terkait masa hukumannya.

"Oke, jadi pertama saya sudah menjalani hukuman, sudah inkrah. Saya divonis 14 tahun, saya menjalani 2 tahun, kemudian saya mengajukan kasasi dan akhirnya saya bebas," kata Pollycarpus.

Polly kemudian membeberkan jika rute tuduhannya ditujukan dari rute Jakarta-Singapura.

"Dengan tuduhan oranye juice, tapi vonisnya dengan mie goreng, padahal mie goreng tidak ada dalam surat dakwaan," imbuhnya.

Pollycarpus membantah jika dirinya sembunyi usai bebas.

Ia mengatakan jika dirinya terbuka dan melayani siapa saja yang ingin meminta klarifikasi darinya.

Sementara itu, menurut Najwa, selama ini Pollycarpus enggan menjawab pertanyaan media.

Pollycarpus mengaku jika hal itu karena dia sangat sibuk sekali dengan kegiatannya pasca bebas dari Lapas Sukamiskin pada 2014 silam.

Saat ini, Pollycarpus mengaku jika dirinya kembali menekuni profesinya dalam dunia penerbangan.

Tak lagi terbang, Pollycarpus lebih memilih profesi sebagai staf di dunia penerbangan.

Lebih tepatnya menjadi asisten direktur di perusahaan milik Tommy Soeharto.

Mendengar jawaban Pollycarpus, Najwa lantas menanyakan apakah ia melamar atau diajak bergabung di PT Gatari Air Service.

Pollycarpus menjelaskan jika saat itu dirinya mengajukan aplikasi ke perusahaan milik Tommy Soeharto itu.

Meski demikian, ia mengaku baru mengenal Tommy ketika bekerja dan melamar di perusahaannya.

Ia juga mengatakan jika dirinya hanya sesekali berkomunikasi dnegan Tommy Soeharto.

Itupun hanya sebatas hubungan kerja profesional.

Selain bergabung dengan perusahaan Tommy Soeharto, nama Pollycarpus juga muncul dalam jejeran pengurus Partai Berkarya.

Diketahui, partai ini juga dipimpin oleh Tommy Soeharto.

Terkait hal itu, Pollycarpus mengaku jika dirinya tidak terlalu bersentuhan langsung dengan politik.

Ia hanya menyukai kegiatan-kegiatan sosial yang menyangkut kerdirgantaraan.

Sementara terkait namanya, Pollycarpus mengaku dulu pernah didaftarkan temannya dalam partai tersebut.

Ia menegaskan jika dirinya bukan pengurus Partai Berkarya.

Simak selengkapnya dalam video di bawah ini.




LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI




Sumber: tribun-medan.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.