Header Ads

Segera Dibentuk, Pansus Pemakzulan Walikota Pematangsiantar Hefriansyah

WARTAGAS.COM - Dalam waktu dekat, DPRD Kota Siantar membentuk panitia khusus (Pansus) terkait usulan pemakzulan Walikota Hefriansyah. Hal ini merespons desakan suku Simalungun yang sudah beberapa kali menggelar aksi unjuk rasa ke DPRD Kota Siantar.

Segera Dibentuk, Pansus Pemakzulan Walikota Pematangsiantar Hefriansyah
Spanduk pemakzulan Hefriansyah di depan gedung DPRD Kota Siantar. - Foto: metro24jam.com

Melansir dari Siantar 24 Jam, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Siantar, Tongam Pangaribuan kepada Awak Media, Rabu (16/5) sore via ponsel mengakui rencana pembentukan Pansus dimaksud.

Itu menyusul hasil rapat Komisi I DPRD Kota Siantar yang digelar Rabu (16/5) di gedung dewan, Jalan Haji Adam Malik, Kota Siantar.

“Hasil rapat Komisi I DPRD Kota Siantar yang juga dihadiri tim ahli kita untuk kita mintai pendapat, memutuskan merekomendasi kepada Pimpinan DPRD segera membentuk Pansus,” katanya.

Usulan Komisi I itu, sambung Tongam, sudah diteruskan ke Pimpinan DPRD secara resmi melalui surat yang langsung dimasukkan setelah seluruh anggota Komisi I yang diketuai Hotman Kamaludin Manik menggelar rapat.

“Surat sudah langsung kita layangkan ke Pimpinan DPRD untuk pembentukan Pansus tersebut,” terangnya.

Ditanya secara detail soal nama Pansus dimaksud, apakah Pansus Pemakzulan atau Pansus Penistaan Suku, Tongam menyebut, itu nanti ditegaskan setelah Pansus bersidang.

“Yang penting Pansus dibentuk dulu, lalu akan diputuskan apakah DPRD menggunakan hak angket atau hak interpelasi guna menguak dugaan penistaan suku,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Siantar, Marulitua Hutapea dihubungi terpisah membenarkan dia sudah menerima surat usulan atau rekomendasi Komisi I untuk pembentukan Pansus.

Hanya saja dia mengingatkan, rekomendasi itu tak serta merta langsung menjadi dasar bagi DPRD membentuk Pansus. Ada mekanisme dan serangkaian langkah dilakukan pihaknya merespons surat rekomendasi Komisi I tersebut.

Marulitua menyebut, setelah surat tersebut diterima, kemudian disampaikan ke seluruh fraksi yang ada di DPRD Kota Siantar. Diundang rapat dan diberitahu tentang adanya usulan pembentukan Pansus.

“Tadi saya sudah mengundang seluruh fraksi di DPRD. Mereka saya beritahu soal usulan Komisi I membentuk Pansus,” terangnya.

Setelah itu disampaikan, seluruh fraksi bersikap. Dan jika tak ada yang setuju dengan usulan itu, maka pembentukan Pansus tak bisa dilanjutkan.

Sebaliknya, pembentukan Pansus baru bisa dilaksanakan jika ada minimal 5 orang anggota DPRD dari minimal 2 fraksi mengusulkan pembentukan Pansus. Selanjutnya Pimpinan DPRD membawa usulan itu ke rapat badan musyawarah (Bamus) untuk mengagendakan rapat paripurna pembentukan Pansus.

“Jadi harus ada minimal 5 orang anggota DPRD dari minimal 2 fraksi mengusulkan, baru bisa di-bamus-kan dan diagendakan rapat paripurna pembentukan Pansus,” terang Marulitua.

Dikatakan Marulitua, dalam rapat paripurna yang direncanakan 25 Mei 2018 mendatang, dengan catatan ada minimal 5 anggota DPRD pengusul Pansus, akan diputuskan kemudian apakah seluruh anggota DPRD setuju pembentukan Pansus.

“Dalam forum rapat paripurna kemudian ditanya seluruh dewan, apakah mereka setuju dibentuk Pansus, setelah sebelumnya meminta penjelasan ke-5 orang pengusul Pansus. Jika forum paripurna setuju, maka dibentuk lah Pansus,” terangnya, menjelaskan soal mekanisma pembentukan Pansus.

Dia lalu mengingatkan, Pansus yang dibentuk juga nanti yang menentukan apakah Walikota Hefriansyah dimakzulkan atau tidak, setelah Pansus melakukan serangkaian penyelidikan atau pemeriksaan atas tuduhan penisataan suku Simalungun yang dituduhkan selama ini oleh warga etnis Simalungun.

Kesempatan berbeda, Haji Burhanuddin Saragih, salah seorang tokoh etnis Simalungun yang ikut melakukan aksi unjuk rasa ke DPRD pada Senin (14/5) lalu, menyambut baik langkah Komisi I tersebut.

“Kita sambut baik upaya DPRD karena sudah memulai upaya sebagaimana tuntutan kita agar segera memebntuk Pansus,” terangnya.

Burhanuddin yang sering disapa Haji Batak itu menyebut, pihaknya bersama elemen Simalungun lainnya akan mendatangi DPRD. pekan depan guna mendorong pembentukan Pansus tetap berjalan sebagaimana mestinya. [*]


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Ricuh Pendemo Lakukan Aksi Ketok-Ketok Pintu di Kantor Walikota Pematangsiantar




Sumber: metro24jam.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.