Header Ads

Tragis, Karena Cemburu Nekat Bakar Pacarnya, dan si Gadis Akhirnya Meninggal Dunia

WARTAGAS.COM - Gadis belia bernama Dellisa Ayu Latifa, 16, korban dibakar hidup-hidup oleh pacarnya, Irwanto alias Iwan Kincit, 36, akhirnya meninggal dunia, Senin (21/5) malam.

Tragis, Karena Cemburu Nekat Bakar Pacarnya, dan si Gadis Akhirnya Meninggal Dunia
Kondisi korban sangat mengenaskan setelah dibakar sang kekasih - Foto: JPNN

Warga Jalan Mangaan 5 Lorong Benteng Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli ini meninggal di RSUD Dr Pirngadi Medan.

Korban kekejaman pacarnya meninggal setelah sempat dirawat sekitar dua minggu sejak 7 Mei lalu.

“Dellisa meninggal dunia malam tadi sekitar pukul 22.00 WIB di rumah sakit. Dia terus berjuang untuk sembuh akibat dibakar pacarnya. Tapi, Allah berkata lain dan Dellisa telah pergi untuk selamanya,” ungkap sepupu korban berinisial R saat dihubungi Pojoksumut, Selasa (22/5/2018) pagi.

Menurut sepupu korban, Dellisa menderita luka bakar 65 persen di tubuhnya.

“Dia enggak sempat operasi lagi. Seharusnya, hari ini dia menjalani operasi yang kelima kalau tidak salah. Tadi, malam keadaan dia sudah betul-betul kritis sejak pagi kemarin,” sebutnya sembari menangis di balik sambungan selularnya.

Ditambahkannya, Dellisa rencananya akan dimakamkan siang ini di Perkuburan Pasar 2 Mabar. “Sekarang masih takziah, mohon doanya semoga di sana tenang. Sedangkan terhadap pelakunya diberikan hukuman yang setimpal,” harapnya.

Sebagaimana diketahui, Dellisa dibakar hidup-hidup oleh pacarnya karena masalah cemburu. Korban menderita luka bakar yang serius di tubuhnya.

Kejadian bermula saat gadis ini pergi berkunjung ke rumah temannya bernama Mulia Anggraini (16) di Jalan RPH, Kelurahan Mangaan 1, Lingkungan 11 Gang Sukamaju Mabar, Senin (7/5/2018) malam. Korban mengaku mau menghilangkan galau, karena berantem dengan Iwan Kincit.

Saat Dellisa tengah berbincang, tiba-tiba pelaku datang ke lokasi itu. Tidak lama berselang Iwan Kincit, datang membawa bensin di dalam botol 1,5 liter dan korek api, sambil meminta dengan paksa Dellisa keluar.

Delisa yang ketakutan tidak berani keluar. Namun ternyata, pelaku Iwan langsung merangsek masuk ke rumah Mulia dan menyiramkan bensin. Selanjutnya, melemparkan korek dalam keadaan menyala. Tak pelak, korban pun terbakar.

Pelaku lalu kabur, sedangkan korban langsung dilarikan ke klinik/rumah sakit terdekat hingga dirujuk ke RSUD Dr Pirngadi Medan.

Pelaku yang sempat kabur selama sepekan, akhirnua dibekuk Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 22.30 WIB. Iwan Kincit dihadiahi timas panas karena berusaha kabur ketika diringkus dari tempat persembunyiannya.


Kronologis Gadis Belia Dibakar Hidup-hidup Pacar Sendiri

Polisi masih terus mengusut kasus Delisa Ayu Latifa (DAL) gadis berusia 15 tahun yang dibakar hidup-hidup oleh kekasihnya.

Warga Jalan Mangaan 5 Lorong Benteng, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Medan, Sumut, itu hingga kini masih dirawat di RSUD Dr Pirngadi Medan, Rabu (9/5).

Korban menderita luka bakar yang serius hingga 65 persen, akibat dibakar hidup-hidup Irwanto, 36, alias Iwan alias Kincit, yang tak lain pacarnya sendiri. Delisa dibakar hidup-hidup hanya karena masalah cemburu.

Kejadian bermula saat DAL pergi berkunjung ke rumah temannya bernama Mulia Anggraini 16 di Jalan RPH, Mangaan 1, Lingkungan 11 Gang Sukamaju Mabar. Karena korban mengaku mau menghilangkan galau, karena berantem sama pacarnya Irwanto alias Iwan alias Kincit.

Saat DAL tengah berbincang, tiba-tiba Kincit datang ke lokasi itu. Tanpa basa-basi, dia langsung menyiram remaja itu dengan minyak pertalite dari dalam botol besar air mineral yang dibawanya.

“Pelaku ada dua orang, yaitu Kincit dan Putra Tomblek orang kepercayaan si Kincit. Kincit itu cemburu sama DAL karena korban diduga selingkuh,” kata teman korban MA.

“Mereka sempat cekcok lewat telepon Terus Kincit ngajak ketemu. Tapi korban nolak dan nggak mau. Nggak lama disuruhnya Putra datang ke rumahku untuk jemput Dellisa. Sempat dipaksa dan ditarik-tarik tapi korban nggak mau,” tambahnya.

Lebih lanjut, MA menjelaskan tidak lama berselang Kincit datang sendirian bawa jirigen berisi bensin diwadah botol aqua 1,5 liter dan korek memaksa DAL keluar mau membakarnya hidup-hidup.

Karena takut. DAL yang ketakutan tidak berani keluar dan pelaku Iwan, langsung masuk saja kerumah MA dan menyiramkan satu botol minyak berisi Pertalite yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

“DAL lari keluar ngejar pelaku sambil bilang tolong-tolong kepanasan. Kami langsung sibuk menolong korban, dengan menyiramkan air, kain basah dan pasir. Terus sekitar 20 menitlah baru bisa api dibadannya dipadamkan,” ungkap MA.

“Akibatnya DAL mengalami luka bakar mencapai 65 persen dan langsung dilarikan ke RS Mitra Medika sekitar.jam 23.30 WIB. Karena peralatan kurang memadai terus dirujuk ke RS Pirngadi,” ujarnya.

Akibat hal tersebut, rumah MA mengalami kerusakan akibat terbakar dibeberapa bagian dinding, kursi, lukisan serta pot bunga. [*}


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Sumber: JPNN
loading...

No comments

Powered by Blogger.