Header Ads

Bikin Haru, Anak Petani Lulus Polisi, Yosua Situmorang Peluk Erat Sang Ayah

WARTAGAS.COM - Pembukaan pendidikan Bintara yang dilakukan di SPN Hinai, Kabupaten Langkat diwarnai dengan suasana haru.

Bikin Haru, Anak Petani Lulus Polisi, Yosua Situmorang Peluk Erat Sang Ayah
Foto: tribratanews

Pascaupacara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw, orang tua siswa yang dengan sabar menunggu langsung memeluk anak mereka.

Seperti yang dilakukan Albunus Situmorang (45) warga Desa Bangun Sari Baru, Dusun 3, Tanjungmorawa menyatakan kebahagiannya usai anaknya Yosua Sitomurang (18) lulus untuk mengikuti pendidikan kepolisian.

Ia merasa bangga, karena meski berprofesi sebagai petani anak pertamanya ini dapat menjadi seorang Polisi.

“Kami bangga dengan anak kami bisa lulus. Kami sudah mempersiapkan semuanya selama satu tahun. Apalagi ini merupakan cita-cita opung mendiangnya sewaktu masih hidup,”katanya, Selasa (7/8/2018).

Sementara itu, Yosua saat dijumpai pascadipeluk sang Ayah mengaku dirinya akan menjadi polisi yang bisa diandalkan.

“Saya berterimakasih kepada kedua orangtuanya saya yang mensupport saya untuk menjadi seorang polisi. Saya juga berterimakasih kepada Tuhan yang memberikan kesempatan kepadanya untuk mengikuti pendidikan di kepolisian,”kata Yosua sembari mengusap matanya yang basah karena berkaca-kaca.

Selain itu, kata anak pertama dari ketiga bersaudara ini, ia menjadi seorang polisi untuk membahagiakan hati orang tuanya.

“Saya janji akan menjadi polisi yang bisa bekerja dan melayani dari hati. Dan saya juga memohon dia kepada orangtua saya agar saya bisa menjalani pendidikan ini dengan semangat dan mendapat hasil yang memuaskan,” ujarnya.

Kapolda: Bintara Tulang Punggung Kepolisian

294 siswa secara resmi mengikuti pendidikan Bintara Polda Sumatera Utara (Sumut), Selasa (7/8/2018).

Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, dari jumlah tersebut sebanyak 293 orang menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Hinai Polda Sumut, Kabupaten Langkat, dan satu orang lainnya menjalani pendidikan di SPN Batua Sulawesi Selatan.

“Pertama kita syukuri perjalanan panjang seleksi ini telah berjalan sesuai harapan. Sistem bersih transparan yang selama ini kita pedomani juga berjalan dengan baik dan lancar, tidak ada komplain dan aduan semacamnya,”katanya pascamenjadi inspektur upacara pembukaan Pembentukan Pendidikan Bintara Polri 2018 di SPN Polda Sumut.

Paulus berpesan, agar para siswa selama menjalani pendidikan 7 bulan ke depan, dapat mengikuti pendidikan dengan penuh semangat, dan mentaati segala peraturan yang berlaku untuk belajar.

Sehingga ketika lulus, bisa menjadi sosok polisi profesional modern dan terpercaya yang siap melayani masyarakat dengan hati nurani.

“Harapannya dapat menjadi sosok Polisi yang patuh pada hukum, memiliki kemahiran, supaya ke depan bisa menjawab tantangan di era globalisasi sekarang,”kata pria dengan bintang dua di pundaknya, Selasa (7/8/2018).

Apalagi, sambungnya, dari jumlah 443 ribu anggota Polri, sebanyak 79 persennya merupakan anggota Bintara.

Maka dari itu, kata orang nomor satu di Polda Sumut ini, Bintara merupakan tulang punggung kepolisian yang bekerja dengan berhadapan langsung terhadap masyarakat dalam berbagai aktivitas dan problematiknya.

“Yang perlu untuk selalu diingat, bahwa Polisi bukan profesi tapi jalan untuk mengabdi,” tandasnya.

Selain itu, Paulus juga menyatakan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah membantu dan mendukung Polda Sumut atas berdirinya SPN Hinai ini.

Karena, kata dia, sejak dirinya hadir sebagai Kapolda, pemerintah telah berupaya merintis SPN ini.

“Syukurlah semua pihak bisa melayani, sehingga SPN Hinai Polda Sumut ini menjadi sebagai basis untuk mendidik putra putri kita,” katanya. (tribunmedan/rs/tribratanews)


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI


loading...

No comments

Powered by Blogger.