Header Ads

Jokowi Unggul di Kalangan NU, Prabowo di Muhammadiyah, Survei LSI: 70 Persen Publik Menilai Kondisi Ekonomi Indonesia Baik

WARTAGAS.COM - Lembaga survei Median merilis survei nasional mengenai pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2019. Dari hasil survei diketahui, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dalam pemilih kalangan Nahdatul Ulama (NU), sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul di pemilih Muhammadiyah.

Jokowi Unggul di Kalangan NU, Prabowo di Muhammadiyah, Survei LSI: 70 Persen Publik Menilai Kondisi Ekonomi Indonesia Baik


"Kalau kita lihat Jokowi di NU unggul 47,6 persen, Prabowo 36,4. Undecidednya 16 persen selisihnya 11,2 persen. Muhammadiyah itu mayoritas memilih Prabowo 62 persen, Jokowi 23 persen, secara persentase sepertinya Muhammadiyah memang lebih mutlak ketimbang besaran NU dalam mendukung Jokowi," ujar Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa (27/11).

Survei dilakukan pada periode 4-16 November 2018 terhadap 1.200 responden, populasinya seluruh warga yang memiliki hak pilih. Survei dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara acak atau multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender. Margin of error survei +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dia mengatakan figur seseorang di kalangan tersebut sangat berpengaruh oleh kedua paslon. Rico juga menilai tokoh Muhammadiyah disebutnya berhasil menggaet suara pemilih untuk mendukung Prabowo-Sandiaga.

"Yang jadi pertanyaan seberapa besar figur NU yang simpati ke Jokowi, melakukan, menggerakkan mesinnya ke basis NU untuk meyakinkan pemilih untuk memilih Jokowi. Dari data ini dilihat, kalau tokoh-tokoh Muhamadiyah itu lebih berhasil meyakinkan grassrootnya sementara ini ketimbang tokoh NU," jelasnya.

Selain unggul di NU, Jokowi-Ma'ruf juga unggul di beberapa ormas yaitu Pemuda Pancasila, Nahdathul Wathan, Persatuan Umat Budha, Persatuan Gereja Indonesia dan juga Majelis Umat Kristen Indonesia.

Sedangkan untuk Prabowo-Sandi, mereka unggul di Muhammadiyah, Persatuan Islam, Forum Ummat Islam, Front Pembela Islam, organisasi pemuda (HMI, GMNI, KNPI, KAMMI).

KONDISI EKONOMI BAIK
Sementara itu, LSI Denny JA juga melakukan survei persepsi ekonomi menentukan pemenang Pilpres 2019. Hasilnya kondisi ekonomi Indonesia saat ini dipersepsikan baik oleh mayoritas pemilih Pilrpes 2019.

Survei ini dilakukan pada 10-19 November 2018 di 32 provinsi menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 orang, melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini kurang-lebih 2,9 persen. Dilengkapi FGD dan analisis media serta indepth interview.

Peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa menyebutkan Jokowi-Ma'ruf unggul dalam pemilih yang menyatakan kondisi ekonomi sedang atau baik. Sedangkan, Prabowo-Sandiaga Uno unggul dalam pemilih yang menyatakan kondisi ekonomi buruk.

"Secara umum Jokowi diuntungkan oleh persepsi positif publik terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Di atas 70% publik menilai kondisi ekonomi Indonesia sedang atau baik," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, saat memaparkan hasil survei di kantornya, Jalan Raya Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur.
Selain itu, Ardian menyebut sebesar 24% pemilih menilai kondisi ekonomi buruk. Penilaian kondisi ekonomi ini berpengaruh ke dukungan terhadap kedua capres.

Sebanyak 64% pemilih mempersepsikan kondisi ekonomi saat ini sedang dan baik menyatakan dukungan Jokowi-Ma'ruf. Sedangkan angka 20,5% pemilih menyatakan dukungan Prabowo-Sandiaga Uno.

Sedangkan mereka (pemilih) yang menilai kondisi ekonomi Indonesia buruk sebesar 63,9% memilih pasangan Prabowo-Sandiaga dan hanya 25,5% yang memilih Jokowi-Ma'ruf Amin.

Ardian mengatakan penilaian ekonomi tersebut dibagi berbagai segmen dari pendidikan, pendapatan, agama, gender dan wilayah. Penilaian baik-buruk ekonomi berdampak pada dukungan kedua capres. (detikcom/HarianSIB)

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Kepala Desa dan Warga Hinalang Demo Kantor Bupati Tobasa, Ada Apa Gerangan?



loading...

No comments

Powered by Blogger.