Header Ads

Munas 6 Patambor Indonesia Memilih Aminuddin Manurung Jadi Ketua Umum

WARTAGAS.COM - Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 Parsadaan Pomparan Raja Toga Manurung Dohot Boruna (Patambor) Indonesia di TB Silalahi Center Balige Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Jumat (23/11) berhasil memilih pengurus masa bakti 2018-2023. Aminuddin Manurung SE terpilih menjadi Ketua Umum (Ketum) Patambor, Mayjend TNI (Purn) Timor Manurung menjadi Ketua Dewan Panuturi (KDP). Pemilihan dilanjutkan dengan pengukuhan oleh Pdt Mangatur Manurung STh MTh bersama dewan panuturi Patambor Indonesia.

Munas 6 Patambor Indonesia Memilih Aminuddin Manurung Jadi Ketua Umum
Ketum Patambor Indonesia Aminuddin Manurung SE bersama istri, R Br Sibuea dan Ketua Dewan Panuturi Patambor Idnoensia Mayjend TNI (Purn) Timor Manurung didampingi Sekretaris AKBP Purn Jairat Manurung SH MHum, Bendahara Wilson Tambunan serta pengurus lain dalam syukuran usai dikukuhkan pasca Munas ke-6 Patambor Indonesia di TB Silalahi Center Balige Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Jumat (23/11). - Foto: HrianSIB

Ketua Departemen Hubungan Pemerintahan dan Humasy Patambor Indonesia R Manurung yang dihubungi, Sabtu (24/11) mengatakan, AKBP Purn Jairat Manurung SH MHum terpilih sebagai Sekretaris dan Wilson Tambunan sebagai Bendahara serta Pdt Bistok Manurung STh sebagai Sekretaris KDP. "Usai terpilih dan pengukuhan diikuti doa bersama, berlanjut syukuran di Hotel Sedayu 2 Parapat," ujarnya.

Ia mengatakan, antusiasme keluarga besar Patambor Indonesia dalam kegiatan sangat terasa di mana dalam syukuran dihadiri tak kurang 250 orang dari Pomparan Manurung Hutagurgur, Silitonga dan Hutagaol. "Ketua Umum terpilih Aminuddin Manurung bahkan merasa bahagia karena di kegiatan itu terkumpul dana awal Patambor Indonesia sebesar Rp525 juta," ujar Ridwan Manurung.

Mayjend TNI (Purn) Timor Manurung berterima-kasih kepada seluruh anggota Patambor yang telah menyukseskan Munas. Menurutnya, pemilihan secara demokratis terlihat, di mana tidak sedikit masukan kritis dari peserta yang datang dari seluruh Indonesia. "Meskipun ada perdebatan selama Munas, itu merupakan demokrasi yang tak perlu dibawa ke hati. Pengurus harus merangkul seluruhnya dan mengembangkan potensi demi keyajaan Patambor Indonesia," tambah mantan Kabinkum TNI tersebut.

Ia mengatakan, setelah Munas, semua diharapakan kembai menjadi satu. "Semua Patambor adalah bersaudara," tegas Timor Manurung.

Didampingi istri R Br Sibuea, Aminuddin Manurung SE mengatakan siap menerima kritik dan saran dan berjanji merangkul semua keluarga besar patambor Indonesia untuk melakukan yang terbaik. "Berilah kami saran dan kritikan demi kemajuan Patambor Indonesia. Saya ini seorang Manurung yang 'gila' kerja. Dalam pekerjaan itu, pasti tidak sempurna hingga sangat membutuhkan saran termasuk kritikan kritis. Pasti ditampung, dipertimbangkan untuk dilaksanakan demi kemajuan Patambor Indonesia," ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya memfasilitasi kantor Patambor Indonesia sebagai sekretariat di Jalan Kapten Muslim Komplek Griya Riatur, Medan dengan fisik 2 pintu kopel 4 lantai. Sama seperti visi misinya ketika hendak maju sebagai Ketum, Aminuddin Manurung mengatakan, siapapun putra terbaik yang bisa mempersatukan Marga Manurung dan memberikan perhatiannya dengan pengorbanan ikhlas, boleh menjadi ketua Patambor Indonesia. "Program mendesak sesuai perkembangan global khususnya masuk dalam revolusi industri adalah percepatan pendidikan pada generasi milenial. Untuk itu, fokus perhatian pada pemajuan pendidikan sebagai prioritas," sebutnya.

Realisir dari visi itu, lanjut Aminuddin Manurung, Patambor Indonesia akan memberikan beasiswa kepada putra-putri terbaik dan berprestasi dari keluarga Patambor Indonesia yang kurang mampu. "Bersamaan dengan itu, diberikan bimbingan belajar gratis dalam menyambut Ujian Nasional (UN) di Kantor Pusat Patambor Indonesia dan juga bantuan hukum kepada warga Patambor," tutupnya. (HarianSIB)

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Yuk Mengenal Museum Batak di Tomok Samosir




loading...

No comments

Powered by Blogger.