Header Ads

Gerebek Pijat Plus Plus di Apartemen, Ada yang Lagi Gituan

WARTAGAS.COM - Layanan pijat bernama Miracle Massage di sebuah apartemen kawasan Surabaya Timur digerebek polisi baru-baru ini. Petugas menemukan praktik cabul yang memberdayakan enam perempuan. Dua di antaranya masih di bawah umur.

Gerebek Pijat Plus Plus di Apartemen, Ada yang Lagi Gituan
Gerebek Pijat Plus Plus di Apartemen -Foto: JPNN

Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya mendapat informasi bahwa ada praktik cabul di salah satu tempat pijat. "Lokasinya di Apartemen Metropolis lantai 2," kata Kanit PPA AKP Ruth Yeni.

Saat penggerebekan, polisi menemukan seorang terapis yang sedang melayani pelanggan. Mereka dan pengelolanya, Indrawan Yudha, dibawa ke Mapolrestabes Surabaya.

Menurut Ruth, enam terapis merupakan korban. Pemiliknya menjadi tersangka tunggal.

Dia dianggap melanggar pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Selain itu, tersangka dijerat pasal 296 KUHP karena dianggap telah memudahkan perbuatan cabul. Ada pula pasal 506 terkait mengambil keuntungan dari perbuatan cabul.

Pijat Plus Plus di Apartemen, Ada Layanan untuk Ena - Ena Harga Murah
Dari penggrebekan tersebut, polisi mengamankan 6 orang perempuan yang dijadikan terapis. Dua di antaranya masih di bawah umur dan seorang tersangka.

Dari penggerebekan ini polisi menangkap seorang tersangka berinisial Yi, pria berumur 34 tahun, warga Rungkut.

"Saat penggerebakan tersebut, petugas juga mendapati salah satu terapis tengah melakukan pijat vitality treatment kepada pelanggan," ujar AKP. Ruth Yeni, Kanit PPA.

Dalam usaha spa dan massage, tersangka tidak hanya menawarkan pijat tradisonal, juga menawarkan pijat vitality treatment, dengan tarif mulai Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu, dan harga tersebut belum termasuk pijat plus - plus.

Menurut AKP Ruth terbongkarnya kasus ini dari laporan masyarakat, adanya aktivitas pijat plus - plus di dalam kamar apartemen.

"Untuk merekrut perempuan ini, dilakukan dari mulut ke mulut, serta dijanjikan gaji dan bonus yang menggiurkan," imbuh AKP Ruth.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, mulai uang, nota pemesanan, ponsel, buku tamu, brosur dan buku intensif karyawan.

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Wow MANTUL PIJAT PLUS-PLUS Pagi Subuh Untuk si Benji




Sumber: JPNN
loading...

No comments

Powered by Blogger.