Header Ads

Viral Warga Diprotes Tetangga karena Masak Babi, Ini Penjelasan Lurah

WARTAGAS.COM - Video warga cekcok lantaran masakan mengandung babi beredar di media sosial.

Viral Warga Diprotes Tetangga karena Masak Babi, Ini Penjelasan Lurah
Bidik layar video perseteruan warga soal masakan babi yang beredar di media sosial(Instagram.com/forumbatak)

Seorang pria yang sedang memasak diprotes tetangganya.

"Ini B2 (babi), enggak bisa!" kata tetangga yang protes.

Warga lain terlihat mengelilingi dan menonton keduanya adu mulut.

Pria yang diprotes pun membela diri. Ia menjelaskan, tidak ada aturan yang bisa melarang warga memasak di rumahnya sendiri.

"Bapak tidak bisa seperti itu. Tidak ada undang-undang warga DKI boleh mengintervensi masakan tetangga," kata dia.

Wong golek masalah lek ngene iki, mosok tonggone masak koq dimasalahno.
Mau masak babi keq, anjing keq yo sak karepe to.
Baru tahu saya kalau "Iman" itu bisa dirusak karena bau masakan.

Bhwahahahahahaha .... !!!

Sakno ... sakno ....
Oripmu koq soroh men luuurrr luuurrr ...

Catatan Tambahan per 14 Februari 2019 Pukul : 01.20 WIB :

Sebetulnya Bapak yg dipersekusi ini adalah Pelaku UMKM yg biasa jual makanan sayur Asin dan memasaknya menggunakan kaldu ayam.
Namun ada juga dia jualan masakan babi yg mana tidak setiap hari dan itupun maksimal hanya 2 kg saja.
Maka ketika rumahnya dicek oleh Aparat RT/RW maupun Kelurahan, Aparat itu semua juga heran dan tidak mendapati bau masakan babi tsb karena kapasitasnya sangat kecil.
Bahkan pihak pelaku UMKM ini yakni Bapak Doni sdh berulang kali dipanggil hadir ke Kelurahan untuk proses damai dan beliau selalu datang.
Namun Bapak Kaswanto (Pelaku Perkusi berbaju Orange) sepertinya masih setengah hati menerima proses perdamaian tsb.
Beruntungnya Keluarga Bapak Doni sebagai warga minoritas mendapatkan bantuan pendampingan dari Banser maupun Pengacara sehingga permasalahan ini akhirnya bisa diselesaikan dng baik.
Semoga dng viralnya video ini, bisa membuka cakrawala berpikir kita, bahwa di Negara ini memang masih ada dan mungkin banyak saudara - saudara kita yg belum bisa menerima kebhinnekaan, entah karena alasan pribadi atau lainnya.
Demikian klarifikasi status saya ini yg kami terima dari sumber pelakunya langsung melalui chat messenger.
Beliau khawatir atas viralnya video ini, krn beliau merasa tidak pernah mengirimkan via Facebook tapi hanya mengirimkan melalui WA hanya kepada pihak - pihak yg memediasi permasalahan dlm video tsb.

TTD

Cosmas Satryo Kendro

Dikirim oleh Cosmas Satryo Kendro pada Selasa, 12 Februari 2019


Lurah Cengkareng Barat Boy Raya membenarkan perseteruan itu terjadi di wilayahnya.

Pria yang diprotes, Doni, memasak babi untuk dijual kembali.

"Ceritanya Pak Doni ada dagang, terus ada Pak Kuswanto tuh, kan, tetangga depan rumahnya, merasa terganggu dengan asap," kata Boy ketika dihubungi, Kamis (14/2/2019).

Boy mengatakan, tidak ada aturan yang melarang warga memasak.

Meski demikian, lanjut dia, Doni akhirnya mengalah dan berdamai dengan tetangganya. Ia akan memasang ventilator agar asapnya tak mengganggu warga lain.

"Sudah oke, sudah clear. Tadi, kan, musyawarah juga di tempatnya Pak Anto, Pak Doni juga hadir di sana," ujar Boy.

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Belanja Daging BABI (Non Halal) di Pasar AstanaAnyar Bandung




Sumber: Kompas.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.