Header Ads

AKHIRNYA Terungkap Penyebab Prabowo Subianto Batal ke Medan dan Aceh, Simak Fakta Berikut

Benarkah Prabowo Batal ke Medan karena izin mendarat helikopter dipersulit dan juga dihadang pesawat tempur sukhoi?

Simak fakta berikut ini.........


AKHIRNYA Terungkap Penyebab Prabowo Subianto Batal ke Medan dan Aceh, Simak Fakta Berikut
Anies Baswedan (kiri), Erwin Aksa (tengah), Prabowo Subianto (kanan). (Instagram @erwinaksa1207)

WARTAGAS.COM- Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto tak jadi datang ke Medan untuk menghadiri Isra Miraj di halaman Istana Maimun, Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (4/4/2019).

Padahal, dari undangan yang tersebar, acara akan dimulai pukul 08.00 WIB itu.

Lepas Subuh, kawasan itu sudah ramai dipadati orang.

Para perempuan mengenakan gamis dan kerudung putih, yang laki-laki berbaju koko dan lobe putih.

Massa masih sabar menunggu hingga menjelang siang, tapi calon presiden nomor urut 02 itu tak muncul juga.

Beredar kabar, ternyata helikopter yang ditumpanginya tak punya izin untuk melakukan pendaratan di Kota Medan.

Kesulitan ini diakui Ketua Badan Pemenangan Daerah Prabowo-Sandi Provinsi Sumatera Utara, Gus Irawan Pasaribu.

Gus, begitu dia biasa dipanggil, mengaku pihaknya sudah berupaya mendapatkan izin sejak Minggu (31/3/2019) sampai Selasa (2/4/2019) malam, mulai di Lapangan Merdeka, Lapangan Banteng sampai Stadion Teladan, hasilnya nihil.

Ada pihak swasta yang menawarkan tempatnya sebagai helipad, namum dari sisi keamanan tidak terjamin.

"Izin memang dipersulit, faktanya kami enggak bisa dapat sampai hari terakhir. Kami gak dapat izin sama sekali," kata Gus saat dikonfirmasi Kompas.com lewat sambungan telepon Kamis (4/4/2019).

Akhirnya, mereka mencoba Lapangan Sejati di Tuti Kuning, Jalan AH Nasution, Medan.

Ditanya apakah pilihan ini berdasarkan rekomendasi Pemkot Medan melalui Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan M Husni, dia membantah.

Menurutnya, milik Pemkot Medan itu Lapangan Merdeka dan Lapangan Banteng.

"Kita merasa Lapangan Merdeka dan Teladan yang paling dekat ke acara. Kita tahu, selalu kok, mendarat ada. Di Merdeka, belum waktu yang lama ada mendarat heli di situ. Orang lain bisa, kok kami 02 gak bisa? Itu pertanyaannya," katanya.

Gus merasa sebagai warga negara harusnya diperlakukan sama, tidak ada perbedaan. Apalagi undang-undang mengatur dan menjaminnya.

Pihaknya adalah warga negara Indonesia yang sedang berjuang mendapat mandat rakyat untuk berkuasa.

"Memang kami sedang tidak berkuasa. Tapi kan, berkuasa tak berkuasa hak setiap warga negara itu sama," imbuhnya.

Kenapa harus menggunakan helikopter, Gus bilang, untuk menghemat waktu.

Diceritakannya, dari Jakarta, Prabowo mendarat di Bandara Internasional Kualanamu di Kabupaten Deliserdang.

Dari sinilah rencananya dia menggunakan helikopter menuju lokasi Isra Miraj dan ke Kabupaten Langkat. Setelah itu, Prabowo harus kembali lagi ke Jakarta.

"Jadi untuk menghemat waktu, semua didesain untuk heli. Kami sih, sudahlah, sabar sajalah... Pesan Pak Prabowo, kami jangan memberi ruang sekecil apapun untuk kesalahan. Kami sadar betul kami ini di luar kekuasaan, di luar pemerintahan," ujar Gus.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan M Husni membenarkan tidak keluarnya izin mendarat helikopter yang ditumpangi Prabowo, khususnya di Lapangan Merdeka dan Stadion Teladan.

Alasan dia, Lapangan Merdeka saat ini sedang dalam perbaikan, sementara Stadion Teladan dipakai untuk kegiatan olahraga.

Pemerintah Kota Medan lalu menawarkan Lapangan Taman Cadika di Jalan Karya Wisata dan Lapangan Sejati di Jalan AH Nasution, keduanya sama-sama berada di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Menurut Husni, Lapangan Candika sudah biasa digunakan sebagai landasan helikopter, Bupati Simalungun JR Saragih sering memakainya.

"Tidak ada izin yang dipersulit, dua hari lalu sudah diberikan. Saya sampaikan ke Ihwan Ritonga, Wakil Ketua DPRD Medan Fraksi Gerindra," ucap Husni.

Pernyataan Husni ini dibantah Gus Irawan. Katanya, sampai malam detik terakhir, mereka masih mengusahakan izin dikeluarkan.

"Kepala dinas itu lari-lari, kok...Hari terakhir kita masih minta izin, saya bantah itu..!" ujar Gus.

Meski tanpa Prabowo, Isra Miraj berjalan aman dan tertib tanpa ada atribut partai yang dikenakan massa yang hadir.

Walau aksi mengacungkan salam dua jari seperti yang sering dilakukan pendukung Capres 02 Prabowo-Sandi, terlihat saat tausiah dari Ustaz Zulkarnaen, Haikal, dan Sambo berlangsung.

Risih, panitia berulang kali mengingatkan agar tidak menggunakan dan menunjukkan simbol tangan tersebut.

Bantahan dan Penjelasan TNI AU

Penjelasan TNI AU setelah JS Prabowo Sebut Tiga Jet Tempur Sukhoi Hadang Pesawat Prabowo Take Off

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama (Marsma) TNI Novyan Samyoga membantah pernyataan yang menyebutkan pesawat calon presiden Prabowo Subianto yang batal terbang karena diadang oleh sukhoi.

Penjelasan ini disampaikannya menanggapi pernyataan mantan Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI (Purn) Johanes Suryo Prabowo, melalui akun Twitter-nya, @marierteman.

"Apa yang disampaikan Pak JS Prabowo kurang tepat.

Karena yang beliau sampaikan terjadi pada dua hari yang berbeda, dan dua-duanya sama sekali tidak melibatkan sukhoi," kata Novyan melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (4/4/2019).

Novyan lantas menjelaskan runtutan kejadiannya. Pada Senin, 1 April 2019, pesawat Prabowo sudah menunggu untuk lepas landas setelah pesawat CN 235 Kalong Flight, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Meski pesawat Prabowo sudah diberi izin untuk lepas landas, kondisi di lapangan belum aman.

Akhirnya, pesawat Prabowo batal untuk lepas landas karena masalah keamanan.

"Jadi abort-nya 9HNYC (pesawat Prabowo) karena masalah safety dan tidak ada hubungan sama sekali dengan sukhoi," ujar Novyan.

Kemudian, pada hari berikutnya, Selasa, 2 April 2019, dua pesawat sukhoi mendarat pada pukul 10.10 WIB.

Adapun, pesawat Prabowo mulai menyalakan mesin pada pukul 10.13 WIB dan meminta taxy, 4 menit setelahnya.

Pada saat yang sama, pukul 10.17 WIB, pesawat Wing Air mendekati landasan.

Pesawat Prabowo menunggu untuk lepas landas, setelah pesawat Wings Air tersebut mendarat.

Akhirnya, pada pukul 10.23, pesawat Prabowo lepas landas.

Selanjutkan, pada pukul 10.30 WIB terdapat 3 sukhoi yang mendarat.

"Artinya, pesawat 9HNYC tidak ada hubungan sama sekali dengan penerbangan sukhoi.

Pesawat 9HNYC menunggu keberangkatan (take off) karena ada pesawat Wings Air sedang akan mendarat, bukan sukhoi," kata Novyan.









Berikut cuitan JS Prabowo terkait hal tersebut seperti dikutip dari akun Twitter-nya:

"Info, Saat akan menuju Purwokerto (1/4) pswt yg ditumpangi @prabowo aborted take off krn saat akan take off diujung runway melintas 3 jet tempur. Pengaduan resmi + CVR akn disampaikan kpd dirjen perhubungan udara. Tgl 2/4 selesai kampanye di Sumbar tdk dikawal Polri itu aja".



Selanjutnya, JS Prabowo menulis: Proses mendarat pun sering di perlambat 2-3 jam shg semua jadwal berantakan. Padahal jadwal waktu dan rute penerbangan sdh disampaikan 24 jam sebelum keberangkatan

Pada Rabu Sore, Sehari Sebelum Kedatangannya Dikabarkan Telah Batal ke Aceh dan Medan

"Bukan hanya ke Aceh, Prabowo juga batal datang ke Medan, Sumatera Utara dikarenakan hal teknis penjadwalan kampanye BPN Pusat," kata Wen Rimba Raya pada Rabu (3/4/2019) sore.

Sebelumnya, pada Rabu sore, Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dikabarkan batal datang ke Aceh, Kamis (4/4/2019).

Informasi itu disampaikan Wen Rimba Raya selaku Sekretaris Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi di Aceh, Rabu (3/4/2019) sore.

Kepada yang terhormat media cetak dan online, capres nomor urut 02, Bapak Prabowo Subianto batal kunjungi Aceh," kata Wen Rimba Raya dalam keterangan tertulisnya kepada Serambinews.com.

Seyogianya, capres 02 Prabowo Subianto akan menghadiri peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Dayah Madinatuddiniyah Darul Huda Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (4/4/2019).

Selain itu, Prabowo dijadwalkan juga akan menghadiri pertemuan dengan sejumlah ulama di Aceh.

Atas batalnya Prabowo datang ke Aceh, Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi Aceh, menyampaikan permohonan maaf.

"Saya selaku Sekretaris BPP Prabowo Sandi Provinsi Aceh, menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan kehadiran calon Presiden Prabowo Subianto ke Aceh," kata Wen Rimba Raya.

Dia mengatakan, bukan hanya ke Aceh, Prabowo juga batal datang ke Medan, Sumatera Utara.

"Sama halnya juga terjadi di Medan dikarenakan hal teknis penjadwalan kampanye BPN Pusat," kata Wen Rimba Raya.

Wen mengatakan, BPN Pusat dan Acehakan mengatur kembali jadwal Prabowo ke Aceh dalam waktu yang tepat.

"Insya Allah sedang dijadwalkan kembali," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto akan datang ke Aceh untuk agenda kampanye.

Informasi tersebut disampaikan oleh Wen Rimba Raya, Sekretaris Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi di Aceh.

"Calon Presiden Prabowo Subianto akan berkunjung kembali ke Aceh pada 4 April 2019. Diperkirakan tiba di Aceh pukul 14.00 WIB," kata Wen Rimba Raya dalam keterangan tertulisnya kepada Serambinews.com, Selasa (2/4/2019).

Agendanya, Prabowo akan menghadiri peringatan Israk Mi'raj Nabi Muhammad Saw di Dayah Madinatuddiniyah Darul Huda Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

"Prabowo hadir untuk penuhi keinginan ulama Aceh," kata Wen Rimba Raya.

Setelah itu, Prabowo akan melakukan pertemuan tertutup dengan para ulama se-Aceh.

Namun, Wen belum mau membeberkan di mana lokasi pertemuan tersebut.

"Kami minta partisipasi seluruh partai koalisi, relawan, ormas, dan lapisan masyarakat menyambut kedatangan beliau sebagai calon presiden kita," pungkas Wen Rimba Raya.

HIngga Selasa hari ini, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan jajaran Polda Aceh, dalam rangka pengamanan kedatangan capres Prabowo ke Aceh.

Empat bulan lalu, Calon Presiden Prabowo Subianto juga datang ke Aceh saat menghadiri acara peringatan 14 tahun tsunami Aceh di Lampulo, Banda Aceh, pada Rabu (25/12/2018).

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Butuh Perhatian Pemerintah: Jalan Provinsi yang Menghubungkan Tanah Jawa - Pematangsiantar Longsor




Sumber: tribun-medan.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.