Header Ads

Disnaker Sumut Usulkan UMP 2020 Rp 2,4 Juta

WARTAGAS.COM - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumut mengusulkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatra Utara tahun 2020 sebesar Rp 2.499.422,59 kepada Gubernur Sumut.

Disnaker Sumut Usulkan UMP 2020 Rp 2,4 Juta
Ilustrasi

Hal itu dikatakan Kadisnaker Sumut Harianto Butarbutar kepada wartawan di Medan, Rabu (23/10).

Dia mengatakan, besaran UMP itu naik Rp 196.019,16 dari UMP 2019 sebesar Rp 2.303.403,43. Besaran UMP itu pun telah melalui hasil rapat Dewan Pengupahan Provinsi Sumut, yakni unsur pemerintah yaitu Dinas Tenaga Kerja, Asosiasi Pengusaha dan Asosiasi Pekerja.

Adapun penentuan besaran UMP Sumut 2020 itu, kata dia, dilakukan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Kemudian soal teknis penentuan besaran UMP itu, dilakukan memperhatikan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8,51%, sebagaimana tertuang dalam surat Menteri Tenaga Kerja Nomor B-M/308/HI.01.00/X/2019 tertanggal 15 Oktober 2019.

Formulanya adalah 8,51% dikali UMP Sumut 2019 Rp 2.303.403,43, yakni Rp 196.019,16 yang kemudian ditambahkan dengan UMP Sumut 2019 Rp 2.303.403,43. Hasilnya diperoleh Rp 2.499.422,59 yang sekaligus menjadi besaran UMP Sumut 2020.

Sementara 8,51% itu merupakan data inflasi nasional 3,39% dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,12%, yang bersumber dari data Badan Pusat Statiatik (BPS). "Besaran UMP Sumut 2020 ini kami usulkan kepada Bapak Gubernur, yang kemudian nantinya sesuai ketentuannya, sudah harus ditetapkan dan diumumkan 1 November 2019. UMP Sumut 2020 itu nantinya mulai resmi berlaku per 1 Januari 2020," kata Harianto.

Lebih lanjut dijelaskannya, besaran UMP Sumut 2020 sebesar Rp 2.499.422,59 itu, menjadi dasar bagi Pemkab dan Pemko di Sumut dalam menentukan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2020. Dalam penetapan UMK nantinya, kabupaten/kota juga memedomani PP 78 tahun 2015.

Kemudian juga memperhatikan Surat Edaran Gubsu Nomor 561/10838/2019 tentang Hasil Evaluasi Penetapan UMK 2019 dan Persiapan Penetapan UMK 2020 tertanggal 21 Oktober 2019. Kemudian besaran UMK 2020 juga harus melalui kesepakatan Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota.

"Sama, nantinya UMK juga berlaku per 1 Januari 2020. Dan segera setelah UMP 2020 ditetapkan dan diumumkan Gubernur per 1 November nanti, kabupaten/kota akan mulai membahas dan menetapkan besaran UMK," pungkasnya.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Mantap dan Keren Pake Toga Lengkap, Para Wisudawan ini Menari Bersama Penuh Kemenangan




Sumber: hariansib
loading...

No comments

Powered by Blogger.