Header Ads

Masyarakat Sumut Diimbau Waspadai "Bank Gelap" Berkedok Koperasi

WARTAGAS.COM (MEDAN) - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Danas Koperasi dan UKM Provinsi Sumut (Provsu) mengimbau masyarakat Sumut agar berhati-hati serta waspada terhadap maraknya penipuan dengan modus pinjaman online ataupun berkedok koperasi. Kementerian Koperasi juga sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) agar masyarakat berhati-hati dengan "bank gelap" berkedok koperasi yang saat ini marak di Indonesia.

Masyarakat Sumut Diimbau Waspadai "Bank Gelap" Berkedok Koperasi
Dr Ridho Haykal Amal SH MH

Hal itu dikatakan Plt Kadis Koperasi dan UKM Provsu Dr Ridho Haykal Amal SH MH kepada SIB, Rabu (16/10) menanggapi Surat Edaran Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi Bidang Pengawasan agar masyarakat waspada dengan maraknya kegiatan bank gelap yang berkedok koperasi dan sejenisnya.

Dijelaskan, surat edaran yang diterbitkan 10 Oktober 2019 tersebut sebagai upaya pencegahan agar masyarakat berhat-hati terhadap penawaran atau iming-iming pinjaman uang online yang mengatasnamakan koperasi dengan bunga yang sangat murah.

"Kami minta kepada masyarakat, kalau ada menawarkan pinjaman uang online melalui WA atau SMS yang mengatas namakan koperasi atau sejenisnya agar tidak dipercaya. Itu semua penipuan tidak benar, bila ragu keabsahan mari cek ke Dinas Koperasi dan UKM tentang keabsahan koperasi tersebut," katanya.

Perlu diketahui, katanya bahwa Surat Edaran Kemenkop RI No 38/SE/Dep.6/X/2019 tersebut meminta agar seluruh kepala dinas yang membidangi koperasi melakukan langkah pengawasan terhadap koperasi yang terindikasi melakukan kegiatan "bank gelap".

"Karena itulah melalui koran ini, kami lakukan sosialisasi agar warga Sumut tidak mau dengan penawaran atau iklan berupa pinjaman online dengan bunga rendah. Kalau ada pihak yang merasa dirugikan karena pinjaman online agar dapat melapor kepada aparat berwajib dengan membawa bukti-bukti yang ada," katanya.

Sebelumnya, surat edaran serupa juga pernah dikeluarkan Deputi Bidang Pengawasan, tertanggal 13 Agustus 2019, untuk mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dengan penawaran/iklan atau janji yang meyakinkan, termasuk pinjaman online mengatasnamakan koperasi.

"Warga Sumut harus dewasa dan jeli serta pintar mengantisipasi hal tersebut. Jangan terlalu gampang tergoda dengan iming-iming penawaran pinjaman online mengatasnamakan koperasi. Hal ini untuk menjaga marwah koperasi sebagai wadah ekonomi yang hidup di tengah masyarakat yang berdasarkan pada saling kerja sama dan gotong royong itu," pungkasnya.

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Doa Pengobral Dosa - Iwan Fals Cover By Bob Sagar




Sumber: Hariansib
loading...

No comments

Powered by Blogger.