Header Ads

Alamak, Dikepung Banjir, Istana Kepresidenan Jakarta Tergenang

WARTAGAS, JAKARTA - Jakarta dilanda banjir. Genangan melanda Istana Kepresidenan, Jakarta. Genangan air nampak sampai ke Masjid Baiturrahim, kompleks Istana Kepresidenan.

Alamak, Dikepung Banjir, Istana Kepresidenan Jakarta Tergenang

Istana Kepresidenan di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Banjir terjadi pada Selasa (25/2) pagi hari.

Kondisi Istana Kepresidenan yang tergenang air ini terlihat lewat video petugas Istana. Dua petugas menyapu air di lorong kawasan dalam Istana dengan kaki mereka. Air setinggi mata kaki.

Nampak halaman Masjid Baiturrahim tergenang air. Lantai yang hijau dan bebatuan masih terlihat, karena genangan air relatif jernih.

Hujan mengguyur Jakarta sejak malam hingga dini hari kemarin. Sejumlah kawasan di Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir.

Genangan
Kementerian PUPR menjelaskan, genangan di Masjid Baiturrahim hanya bertahan sekitar 5-10 menit.

"Tadi pagi itu sempat, padahal hanya lima sampai 10 menit itu ada genangan di ujung Masjid, lima sampai 10 menit. Jadi pada saat hujan deras tadi ada yang moto itu memang iya, itu di depan masjid pojokan, tapi hanya 5 sampai 10 menit sudah anu," kata Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko.

Menurut Jarot, genangan di sekitar masjid kompleks Istana terjadi pukul 6.10 WIB. Menurutnya, genangan itu muncul karena proses mengalir ke drainase.

"Jadi pada saat hujan biasa ada genangan, nah proses ngalirnya itu. Jadi seblumnya anu difoto, sekarang sudah (surut). Sejak jam 7 saya sudah di sini kok," jelas dia.

"Kan kalau ada hujan tergenang dulu, lalu itu rupanya di foto, ada yang foto. Padahal itu hanya proses untuk masuk ke drainase langsung dipompa. Jadi lima sampai 10 menit," tutur Jarot.

Kondisi Istana Kepresidenan yang tergenang air ini terlihat lewat video petugas Istana. Dua petugas menyapu air di lorong kawasan dalam Istana dengan kaki mereka. Air setinggi mata kaki.

Pihak Istana Kepresidenan menyatakan genangan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta surut pukul 07.00 WIB pagi. Pihak Istana sudah memeriksa semua sudut Istana.

"Tidak ada lagi genangan, ini sekitar pukul 07.00 WIB pagi," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Video menunjukkan sudut-sudut Istana Kepresidenan Jakarta. Halaman tengah bagian dalam Istana nampak bebas genangan meski masih basah oleh air hujan.

Genangan juga sudah tidak ada di lorong Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan. Pada video sebelumnya, genangan nampak di lokasi ini. Begitu juga di sayap timur Kompleks Istana Merdeka dekat Masjid Baiturrahim. Sebelumnya, halaman Masjid Baiturrahim ini tergenang air.

Diliburkan!
Banjir terjadi di beberapa wilayah DKI Jakarta mengakibatkan sekolah diliburkan. Beberapa gedung sekolah terendam air, ada juga karena akses menuju sekolah terputus karena banjir.

"Para peserta didik yang sekolahnya terdampak banjir, tetap belajar di rumah dengan monitoring guru dan pengawasan orang tua," ucap Kepala Subbagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sonny Juhersoni saat dihubungi.

Beberapa sekolah ada yang terendam air dengan ketinggian beragam. Seperti di SMKN 4, SMKN 49 SMKN 33, banjir sudah masuk ke dalam ruang kelas.

"Rata-rata masuk ke kelas antara 20-60 Cm, dan akses jalan," ucap Sonny.

Data sekolah yang terdampak banjir akan terus diperbaharui. "Data sekolah yang terdampak banjir sedang berproses," kata Sonny.

Rutan Tergenang
Selain itu, akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta membuat gedung KPK turut tergenang air. Genangan air masuk hingga area rumah tahanan (Rutan) KPK.

Plt jubir KPK Ali Fikri mengatakan genangan air masuk ke area Rutan KPK yang berada di gedung C1, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Ketinggian air diperkirakan 10-15 Cm.

"Sementara air masuk sebatas mata kaki dan hanya di lorong pintu masuk rutan gedung C1 KPK lama," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan.

Ia mengatakan, para tahanan KPK saat ini masih berada di dalam rutan. Belum ada tahanan yang dievakuasi.

"Informasi dari kepala rutan belum ada (evakuasi)," sebutnya.

Meski demikian, Ali mengatakan KPK sudah menyiapkan lokasi untuk mengevakuasi para tahanan KPK. Menurutnya, evakuasi baru akan dilakukan jika genangan air semakin tinggi.

"Evakuasi tahanan melihat situasi ke depan. Jika nanti evakuasi, tempat sudah dipersiapkan dan tahanan akan dipindah ke lantai 9 gedung C1," ujarnya.

Suasana sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Bundaran Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020) pagi. Hujan deras yang mengguyur Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir.
Suasana sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Bundaran Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020) pagi. Hujan deras yang mengguyur Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir.

Kebanjiran
Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) juga kebanjiran lagi.

"Iya (banjir) selutut ada sih, pukul 05.00 - 06.00 WIB di dekat patung (Gedung Radiologi, red)," kata petugas kebersihan RSCM, Robi.

Pantauan pada pukul 10.20 WIB, air menggenangi area taman di lorong menuju MRI Radio Diagnostik dan Pelayanan Jantung Terpadu masih tergenang.

Sebelumnya juga pihak RSCM menyiagakan satpam untuk menjaga akses ke area yang tergenang. Akses ke area yang tergenang sempat ditutup dengan kursi panjang dan rantai, yang diikatkan ke dua buah traffic cone.

Akses sempat ditutup untuk umum dan hanya orang tertentu yang boleh melintas.

Nampak juga selang panjang untuk memompa air ke bagian taman di sekitar lorong dan lubang saluran air. Satu mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta datang ke lokasi.

Bukan Kiriman
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, banjir terjadi karena air lokal, bukan kiriman.

"Air yang ada di sini tidak banyak sampah. Artinya air lokal. Jumlahnya cukup besar. Bukan air kiriman," ujar Anies di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan.

Anies mengatakan, status di pintu air Manggarai kini sudah berangsur turun. Ketinggian air pun perlahan sudah mulai surut.
"Tadi pagi puncaknya masuk ke siaga 1. Saat ini sudah turun di siaga 2," ujar Anies.

Anies mengatakan, banjir di Jakarta yang terjadi sekarang berdampak pada lebih dari 200 RW dari total 2.738 RW yang ada di Jakarta.

"Kontak kami di 112, datang ke kelurahan terdekat. Kami bantu respons semua yang jadi kebutuhan masyarakat," ujar Anies.
Dikepung Banjir

Sejumlah wilayah di DKI Jakarta dikepung banjir akibat hujan semalaman. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya sudah bekerja sejak dini hari kemarin.

"Jadi sejak dini hari seluruh jajaran pemprov bekerja di lapangan," kata Anies Baswedan.

Anies memerinci kerja Pemprov DKI Jakarta sejak dini hari itu. Pertama, pemprov melakukan evakuasi.

"Satu, membantu evakuasi daerah-daerah terdampak. Kedua, membangun pos pengungsian di wilayah-wilayah yang terdampak itu, pos kesehatan dan pasokan kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat. Jadi kita siapkan di semua tempat," tegas Anies.

Anies mengatakan warga DKI Jakarta bisa meminta bantuan dengan menghubungi kontak yang tersedia. Atau, lanjutnya, warga bisa datang ke kelurahan terdekat

Gubernur DKI Jakarta mengatakan, cuaca hujan seperti hari ini masih akan terus berlangsung. Berdasarkan perkiraan BMKG, cuaca ekstrem masih terjadi hingga Maret.

"Perkiraan BMKG sampai dengan Maret masih hadapi cuaca ekstrem," kata Anies.

Anies menekankan pihaknya fokus pada penanggulangan bencana di masyarakat. Personel gabungan dikerahkan ke lapangan sejak dini hari.

"Kita konsentrasi pada penanggulangan bencana di masyarakat," ujarnya. (detikcom/hariansib)
loading...

No comments

Powered by Blogger.