Header Ads

Alami Gejala Corona? Warga Jawa Barat Bisa Lakukan Tes Kesehatan Mandiri Melalui Aplikasi Ini, Begini Caranya

BANDUNG - Peningkatan jumlah kasus virus corona jenis baru atau COVID-19 signifikan.

Alami Gejala Corona? Warga Jawa Barat Bisa Lakukan Tes Kesehatan Mandiri Melalui Aplikasi Ini, Begini Caranya
ILUSTRASI penularan virus corona, corona, COVID-19.* /PIXABAY

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meminta masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan proaktif melakukan pemeriksaan.

Untuk mendukung langkah aktif masyarakat memeriksakan diri terkait corona, Pemerintah Provinsi (Pemprov Jabar) meluncurkan aplikasi Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat) yang memiliki fitur periksa mandiri.

Masyarakat secara mandiri bisa memeriksakan diri dengan malaporkan gejala-gejala yang dialami melalui aplikasi Pikobar.

Setelah itu, PIKOBAR yang menggunakan artificial intelligence akan memberikan diagnosis awal dan mengeluarkan rekomendasi.

Apakah warga Jabar yang melapor mesti mendapatkan penanganan dokter atau cukup beristirahat di rumah (home care).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan, warga Jabar yang memiliki gejala-gejala COVID-19, seperti batuk, pilek, dan demam, bisa cek kesehatan lewat fitur tersebut.

Alami Gejala Corona? Warga Jawa Barat Bisa Lakukan Tes Kesehatan Mandiri Melalui Aplikasi Ini, Begini Caranya
APLIKASI Pikobar.*

"Masyarakat jangan panik dulu, mesin canggih ini bisa menjawab di aplikasi ini (PIKOBAR)," kata Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- saat meluncurkan aplikasi PIKOBAR di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat 20 Maret 2020.

"Apakah Anda punya gejala? Batuk. Batuknya berdahak atau kering? Disertai pusing atau tidak? Terus sampai semua pertanyaan terjawab. Nanti, hasilnya: tidak perlu ke dokter cukup istirahat, Anda perlu minum obat, atau perlu ke dokter," imbuhnya, seperti yang dilansir oleh Pikiran-Rakyat.com.

Guna menghadirkan fitur periksa mandiri, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar berkolaborasi dengan Prixa.Ai --perusahaan yang mengembangkan aplikasi dan fitur periksa mandiri.

Medical Database Coordinator Prixa.Ai Kafi H Khaibar Lubis mengatakan, fitur periksa mandiri dalam PIKOBAR khusus memeriksa gejala-gejala penyakit pernapasan, khususnya COVID-19. Menurut dia, artificial intelligence periksa mandiri bisa mendeteksi 29 penyakit pernapasan.

"Kali ini kami bikin engine (dalam PIKOBAR) khusus untuk memeriksa gejala-gejala COVID-19 ini. Jadi, kami memisahkan penyakit-nya khusus COVID-19, di dalam ada 29 penyakit-penyakit yang berkaitan dengan pernapasan," kata Kafi.

"Kami akan mengarahkan pasien, perlu di rumah saja, menunggu beberapa hari, minum obat-obatan yang dibeli sendiri di rumah, atau pasien harus mendapatkan penanganan dari dokter," ucapnya.

Alami Gejala Corona? Warga Jawa Barat Bisa Lakukan Tes Kesehatan Mandiri Melalui Aplikasi Ini, Begini Caranya
APLIKASI Pikobar.*

Jika ada warga Jabar yang mesti mendapatkan penanganan, kata Kafi, fitur periksa mandiri dalam PIKOBAR akan menyarankan pengguna untuk menghubungi 119 atau nomor hotline Dinas Kesehatan Provinsi Jabar.

"Karena kami tidak memberikan diagnosis secara pasti misalnya. Tapi, kemungkinan gejala-gejala yang ibu/bapak alami mirip dengan penyakit ini. Dan kemungkinannya ini," katanya.

Dengan adanya fitur periksa mandiri dalam PIKOBAR, Kafi berharap kepanikan masyarakat Jabar terkait COVID-19 bisa menurun. Apabila memiliki gejala COVID-19, masyarakat bisa mengakses fitur periksa mandiri.

"Masalah utama adalah kepanikan. Karena, satu, tidak tahu informasi yang jelas. Dua, tidak yakin apa yang mereka alami serius atau tidak. Dengan adanya PIKOBAR, diharapkan kita bisa mendapat informasi yang jelas, dan terpusat, dan resmi, dan scientific," ucapnya.

"Lalu, ini membedakan apakah kita perlu datang ke dokter dan diperiksa, dan harus mengalami penanganan lebih lanjut. Atau hanya di rumah. Dengan adanya aplikasi ini akan semakin banyak orang bisa ditahan di rumah dan tidak panik di rumahnya," imbuhnya.***

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Cantik Kali Bah Burung Tekukur (Balam) - Pidong Anduhur Ini




Sumber: pikiran-rakyat
loading...

No comments

Powered by Blogger.