Header Ads

Cerita Ibu Anjanii Bee yang Telusuri Video Penganiayaan Anaknya di Facebook

WARTAGAS, SUBANG - Nita Handayani, tak menyangka anak perempuannya Intan Marwah Sofiyah alias Anjanii Bee (20) tewas mengenaskan dibunuh. Video penganiayaan anaknya konon sempat beredar di facebook.

Cerita Ibu Anjanii Bee yang Telusuri Video Penganiayaan Anaknya di Facebook
Foto: tangkapan layar Facebook akun Anjanii Bee

"Enggak tau bener atau enggak, katanya video pemukulan anak saya ada di grup XTC. Saya coba cek di FB atas nama siapa saya lupa, udah diblock," ujar Nita usai pemakaman anaknya Jumat (6/3/2020).

Nita mengaku anaknya ikut komunitas geng motor XTC. "Menurut info temen anak saya, karena kesalahpahaman. Anak saya ikut komunitas XTC tapi pake baju Brigez jadi pukulin, tapi enggak tahu bener atau enggak ya," ujar Nita.

Ia mengaku terakhir kali berhubungan dengan anaknya pada Minggu (1/3/2020) jelang tengah malam. Ia video call dengan Anjani yang tengah berada di Kota Bandung.

Saat video call, Nita mengatakan anaknya berada di kontrakan pacarnya. Ia melihat persis seprai dan sarung bantal kamar kontrakan itu. "Saya minta anak saya pulang karena ada yang mau diomongin," tuturnya.

Karena itu Nita mengaku kaget saat mendengar informasi dari kerabatnya pada Kamis (5/1/2020). "Pertama kali saya dikabarin sama saudara di Cikarang, coba cek itu tato anak kamu bukan yang jadi korban, kata sodara saya. Saya enggak langsung percaya, setelah ada pihak kepolisian mengkonfirmasi dan mengirimkan foto wajahnya, iya itu anak saya, saya di minta datang ke sana," jelasnya.

Dia berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap pembunuh anaknya. Ia ingin pelaku dihukum setimpal.

"Harus sama harus seimbang apa yang pelaku lakuin harus setimpal sama perbuatan sama anak saya. Pengen pelaku segera tertangkap," tegas Nita.

Sementara itu Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana menyatakan identitas pelaku pembunuhan Anjanii Bee sudah dikantongi. Polisi telah memeriksa 12 saksi dalam kasus ini.

"Sudah mengarahkan ke pelaku. Untuk motif sendiri belum diketahui, masih didalami. Ini yang jelas kasus pembunuhan. Dugaan dibunuh di Bandung lalu di buang di TKP ada seperti itu. Tapi sampai sekarang masih pemeriksaan intensif," jelasnya.


Cerita Anjanii Bee Bersama Pria Sebelum Ditemukan Tewas Mengenaskan di Lembang

Misteri identitas mayat perempuan bertato 'burung hantu' yang ditemukan terbalut sprai dan plastik hitam di parit depan hotel Jalan Raya Lembang-Bandung akhirnya terkuak.

Cerita Anjanii Bee Bersama Pria Sebelum Ditemukan Tewas Mengenaskan di Lembang
Foto: tangkapan layar Facebook akun Anjanii Bee

Perempuan malang itu bernama Intan Marwah Sofiyah alias Anjanii Bee (20), warga Kampung Karajan, Desa Karang Hegar, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang. Korban sudah dikebumikan di pemakaman tak jauh dari kediamannya, Jumat (6/3/2020).

Polisi menyebut Anjanii Bee merupakan korban pembunuhan, dilihat dari luka sayatan di leher serta luka lebam di wajah. Polres Cimahi kemudian membentuk tim khusus dan bergerak memburu pelaku pembunuhan sadis tersebut. Kini polisi sudah mengantongi identitas pelakunya.

"Sudah mengarahkan ke pelaku. Untuk motif sendiri belum diketahui, masih didalami. Ini yang jelas kasus pembunuhan. Dugaan dibunuh di Bandung lalu di buang di TKP ada seperti itu. Tapi sampai sekarang masih pemeriksaan intensif," jelasnya.

Pihak kepolisian juga sudah memeriksa 12 saksi mata yang kemungkinan mengetahui dan pertama menemukan ada jasad perempuan di parit.

"Sampai saat ini sudah memeriksa 12 saksi yang mengetahui dan mendengar kejadian ini, termasuk satpam, yang melaporkan, serta orang-orang yang ada di sekitar kos-kosan korban di Bandung," tuturnya.

Ibu kandung Intan, Nita Handayani mengingat betul perbincangan terakhir dengan anaknya pada Minggu (1/3/2020) jelang tengah malam. Ia video call dengan Anjani yang tengah berada di Kota Bandung.

Saat video call, Nita mengatakan anaknya berada di kontrakan pacarnya. Ia melihat persis sprai dan sarung bantal kamar kontrakan itu. "Saya minta anak saya pulang karena ada yang mau diomongin," tuturnya.

Nita tak menyangka hidup putrinya berakhir tragis. Ia juga tak habis fikir ada orang yang tega membunuh gadis berusia 20 tahun itu. Ia bertanya-tanya kesalahan apa yang diperbuat putrinya itu.

"Dia (pelaku) udah ngelakuin perbuatan yang begitu kejam, yang jadi pertanyaan saya enggak banyak, anak saya salah apa? sampai tega ko digituin," kata Nita

Dia berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap pembunuh anaknya. Ia ingin pelaku dihukum setimpal.

"Harus sama harus seimbang apa yang pelaku lakuin harus setimpal sama perbuatan sama anak saya. Pengen pelaku segera tertangkap," tegas Nita.

Sumber: detikcom
loading...

No comments

Powered by Blogger.