Header Ads

Kasus Corona Meluas, Alasan BNPB Perpanjang Status Darurat

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan mengapa memilih memperpanjang keadaan tertentu darurat bencana hingga bulan Mei 2020.

Kasus Corona Meluas, Alasan BNPB Perpanjang Status Darurat
Ilustrasu (Foto:okezone)

“Karena ini (virus Corona) skalanya makin besar, dan presiden memerintahkan untuk melakukan percepatan, maka ada perpanjangan status lagi status karena keadaan tertentu,” kata Kapusdatin BNPB Agus Wibowo dalam di gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (17/3/2020).

Kata Agus, dengan adanya perpanjangan status itu keadaan tertentu darurat bencana, BNPB bakal menunggu daerah-daerah yang belum menetapkan status darurat bencana agar segera menetapkannya.

Apalagi daerah yang sudah banyak terdapat positif corona seperti DKI Jakarta atau Jawa Barat sudah menentukan status dan sudah melakukan konsultasi ke Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 sekaligus Ketua BNPB Doni Monardo.

“Seperti intruksi presiden kemarin, meminta kepala daerah Gubernur, Bupati, Wali Kota untuk menentukan status. Ada dua satu status siaga darurat dua tanggap darurat. Siaga darurat untuk belum ada kasus jaga-jaga dan kemudian tanggap darurat yang sudah banyak kejadian (positif corona),” imbuh dia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPB) memperpanjang status keadaan tertentu darurat bencana wabah akibat virus corona hingga 29 Mei 2020.

Dalam surat keputusan yang ditanda tanganani oleh Kepala BNPB Doni Monardo sejak 29 Februari 2020. Adapun sirat itu bernomor 13.A Tahun 2020.

Salah satu point dari surat itu adalah memutuskan beberapa keputusan. Seperti halnya memperpanjang status keadaan tertentu darurat bencana hingga Mei 2020.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
SAPE (SAMPE) Alat Musik Khas Suku Dayak Kalimantan - Festival Budaya 2019 Harmoni Indonesiaku




Sumber: okezone
loading...

No comments

Powered by Blogger.