Header Ads

Kritisi Kebijakan 'Efek Kejut' Anies Baswedan, Ari Wibowo: Ini Namanya Mainin Nyawa Orang-orang

WARTAGAS - Beberapa waktu lalu, terdapat unggahan viral yang hingga kini masih menyebar di media sosial terkait virus corona.

Kritisi Kebijakan 'Efek Kejut' Anies Baswedan, Ari Wibowo: Ini Namanya Mainin Nyawa Orang-orang
Ari Wibowo (Foto: Instagram/@ariwibowo_official / pikiran-rakyat.com)

Pertama kali diunggah oleh akun Twitter bernama @kurawa pada Selasa, 17 Maret 2020, ia lalu menghapusnya karena tak ingin menjadi sebuah perdebatan di tengah masyarakat.

Unggahan yang dimaksud berisi mengenai potongan video saat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berbicara saat rapat terkait Trans Jakarta yang sempat dibatasi tempo lalu.

Pernyataannya yang mengatakan bahwa hal tersebut adalah tindakan sengaja yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka 'efek kejut', membuat reaksi cukup bermacam-macam di masyarakat sebagai efeknya.

Tak terkecuali aktor yang mengawali kariernya sebagai perawagan dan foto model, Ari Wibowo.

Dikutip dari akun Instagramnya, @ariwibowo_official, ia mengunggah kembali potongan video yang berasal dari @kurawa tersebut pada Rabu, 18 Maret 2020.

Disertai bentuk rasa kecewanya terhadap Anies Baswedan yang dirasa membuat keputusan tanpa memikirkan efek panjang.

"Buset...sengaja lho dibatasi transportasi umum demi 'efek kejut' untuk Warga DKI.
Warbiasa...!
," tulis Ari Wibowo.

Ia juga berharap bahwa pihak pemerintah khususnya DKI Jakarta dapat memberikan kejelasan terkait video viral tersebut.

"Mohon dijelaskan lagi sama yg bersangkutan, cara kerja virus corona ini! Makin dempet-dempetan, makin gampang menular & menyebar," tambahnya.

Selain itu, Trans Jakarta memang sempat dibatasi dalam satu hari setelah sebelumnya Anies Baswedan mengimbau agar setiap orang di Jakarta melakukan social distancing.

Namun kendaraan umum yang dibatasi tersebut justru menciptakan antrean yang mengular akibat Trans Jakarta datang selama 20 menit sekali.

Sehingga dianggap bertolak belakang dengan apa yang dikatakan oleh Gubernur DKI Jakarta sebelumnya.

"Bukannya anda baru bicara Social Distancing? Nyatanya belum paham juga artinya.
Ini namanya main sama nyawa orang-orang yang mengantre disana, kalau sengaja disuruh dempet²an di antrian demi 'efek kejut-mu'.

"Lalu kalau warga jadi sakit Corona, dan RS rujukan pemerintah yg hanya ada 5 itu sudah penuh semua, mereka harus ke RS mana? Siapa yamg biayain kalau mereka tidak sanggup bayar?
," tulis Ari Wibowo.

Ditambah, ia juga merasa kecewa terhadap Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta yang membuat kebijakan di tengah virus corona saat ini.

Meskipun keputusan untuk meliburkan anak sekolah dianggap sebagai langkah yang tepat, namun Ari Wibowo merasa kebijakan lainnya tidak cukup baik.

"Tolong cari efek kejut yang tidak merugikan wargamu & membuat sakit wargamu sendiri," tambah @ariwibowo_official.

Hingga saat ini, unggahan Ari Wibowo telah memiliki 106.398 views dengan 1.197 komentar dari warganet.



. Buset...sengaja lho dibatasi transportasi umum demi 'efek kejut' utk Warga DKI. Warbiasa...! 🙄 . Mohon dijelaskan lagi sama yg bersangkutan, cara kerja virus corona ini! Makin dempet2an, makin gampang menular & menyebar... . Bukannya anda baru bicara Social Distancing? Nyatanya belum paham juga artinya. Ini namanya main sama nyawa orang² yang mengantri disana, kalau sengaja disuruh dempet²an di antrian demi 'efek kejut-mu' @aniesbaswedan . Lalu kalau warga jadi sakit Corona, dan RS rujukan pemerintah yg hanya ada 5 itu sudah penuh semua, mereka harus ke RS mana? Siapa yamg biayain kalau mereka tidak sanggup bayar? . Keputusan utk meliburkan anak sekolah sih tetap bener, tapi selebihnya maaf.. Udah, 🎩 yg kemarin saya angkat buat bapak aja, dan 👍🏻saya terpaksa berbalik lagi ke 👎🏻.. . Tolong cari efek kejut yang tidak merugikan warga mu & membuat sakit wargamu sendiri.. . Mungkin follower bisa kasih masukan, contoh seperti apa yg bisa dilakukan utk mengurangi penyebaran virus? . Semua gagasanmu yg baik akan berarti...
Sebuah kiriman dibagikan oleh Ari Wibowo (@ariwibowo_official) pada


"Efek kejut? Kenapa ga dia sekalian ikutan dempet-dempetan juga biar biar ikut ngerasain program efek kejut nya juga. My goodness," tulis akun @superpooj pada Rabu, 18 Maret 2020 dalam kolom komentar.***

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Lagu Batak O TANO BATAK Cover by OSCAR SITUMORANG



Sumber: pikiran-rakyat
loading...

No comments

Powered by Blogger.