Header Ads

Mengenang Sosok Sudjiatmi Notomihardjo, Jokowi: Saya akan Terus Berusaha Jadi Putra Ibu yang Terbaik

WARTAGAS - Keluarga Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dan teman dekat masih diliputi oleh kesedihan.

TANGKAPAN layar Jokowi ketika mengucapkan rasa terima kasih untuk ibunda. //Youtube/Sekretariat Presiden

Suasana tersebut disebabkan oleh ibunda presiden, Sujiatmi Notomiharjo atau kerap dikenal pula sebagai Eyang Noto yang baru saja meninggalkan dunia pada Rabu, 25 Maret 2020 di Solo, Jawa Tengah.

Dari cucu hingga publik yang mengenal Eyang Noto, hampir semuanya berbagi cerita untuk mengenang sosoknya semasa hidup.

Sekaligus turut mendoakan almarhumah Sujiatmi Notomiharjo agar mendapatkan tempat terbaik.

Dalam rangka mengenang ibunda Jokowi, terdapat pula sebuah video yang dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden.

Unggahan pada Rabu, 25 Maret 2020 tepat seperti hari kepergian Sujiatmi Notomiharjo, menampilkan saat Joko Widodo mengucapkan terima kasih untuk sang ibu saat hari ibu pada tahun 2018 lalu.

"Ibu, mohon maaf saya tidak suan dan sungkem di hari ibu ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk semua perjuangan ibu.

"Saya ingat ibu terus memberikan semangat kepada saya untuk tetap optimis, untuk sekolah di mana saja," ujar Joko Widodo sebagaimana dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden.

Selain itu, Sujiatmi Notomiharjo juga kerap memberikan dukungan dalam bentuk apapun untuk Joko Widodo semasa hidupnya. Bahkan ketika usaha anaknya tersebut sempat mengalami bangkrut.

"Ketika usaha saya bangkrut juga ibu menguatkan dengan senyum yang sangat ikhlas, seakan mengatakan untuk terus...terus berikhtiar, terus tetap berikhtiar," tambah Joko Widodo.

Di samping itu, Sujiatmi Notomiharjo dikabarkan meninggal karena penyakit kanker yang ia derita sejak empat tahun lalu.

Sekaligus terkenal sebagai wanita yang jarang mengeluh dan berusaha agar tidak merepotkan orang sekitar karena penyakitnya tersebut.

Sebab bila akan mengecek kondisinya ke dokter, Sujiatmi Notomiharjo tak jarang ingin pergi sendiri.

"Ibu, saya tidak mampu membalas semua kebaikan dan perjuangan ibu, namun saya akan berusaha terus menjadi putra ibu yang baik, putra ibu yang terbaik, selamat hari ibu, 22 Desember 2018," pungkas Joko Widodo masih dalam videonya.

Hingga kini, Joko Widodo beserta keluarga masih dibanjiri ucapan bela sungkawa dari orang-orang yang mengenalnya.

Seperti para Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan. Keduanya turut mengucapkan belasungkawa di akun Instagram masing-masing.

Sekaligus membagikan kisah mengenai sosok Sujiatmi Notomiharjo sebagai wanita yang sederhana.

Meski dalam suasana berkabung, Joko Widodo beserta keluarga memakamkan jenazah sesuai protokol yang berlaku dalam upaya pencegahan virus corona.

Sebab saat ini, tanah air masih diliputi kekhawatiran yang diakibatkan oleh pandemi yang semakin meningkat setiap harinya.***




Sumber: Pikiran-rakyat
loading...

No comments

Powered by Blogger.