Header Ads

Pelajar Berkeliaran di Tengah Kewaspadaan Corona, Disdik Kota Cimahi Tekankan Momen Ini Bukan untuk Liburan

WARTAGAS - Masih ada pelajar Kota Cimahi yang berada di luar rumah pada masa sekolah diliburkan terkait pandemi virus corona (Covid-19).

Pelajar Berkeliaran di Tengah Kewaspadaan Corona, Disdik Kota Cimahi Tekankan Momen Ini Bukan untuk Liburan
MASJID di Kota Cimahi turut disemprot disinfektan, sarana ibadah lain menyusul.* (Foto: Pikiran-rakyat.com / RIRIN NF)

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi mengingatkan jajaran kepala sekolah dan orangtua agar para siswa selalu berada di rumah selama masa belajar di rumah.

Demikian diungkapkan Kepala Disdik Kota Cimahi Hendra Gunawan, Rabu 18 Maret 2020.

"Menjaga anak-anak di rumah selama masa pandemi virus Corona untuk keselamatan dan keamanan kita semua. Jangan diajak keluar rumah untuk kegiatan yang tidak mendesak," ujarnya.

Dia mengakui, pantauan dari wilayah ternyata masih ada peserta didik kita yg masih bermain main keluar dari lingkungan rumah.

"Masa libur ini bukan berarti bebas, tapi belajar di rumah. Tentunya sudah dijelaskan oleh masing-masing sekolah mekanismenya," katanya.

Pihaknya menghimbau jajaran sekolah dan masyarakat menerapkan

Surat Edaran Wali Kota Cimahi No. 8 tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Cimahi.

Libur sekolah yang diganti dengan kegiatan belajar di rumah berlaku 17-28 Maret 2020.

Tetap menjaga kesehatan para siswa dan melaporkannya ke Disdik Kota Cimahi dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Dalam edaran tertera orang tua peserta didik untuk melakukan pengawasan dan memastikan putra-putrinya melaksanakan kegiatan pembelajaran dirumah dan tidak melakukan bepergian wisata dan atau kegiatan lain yang tidak selaras dengan berbagai upaya pencegahan penularan Infeksi Covid 19," katanya.

Seluruh kegiatan luar ruang yang sudah dijadwalkan sekolah turut ditunda. "Sekolah dilarang melakukan study tour, fieldtrip, karyawisata saat ini. Tidak ada lagi yang memaksakan, masyarakat semoga mengerti dan paham kondisi saat ini," tuturnya.

Sebelumnya, Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna menyatakan, selama belajar di rumah sekolah harus memastikan siswa tetap belajar.

"Kita liburkan sekolah sesuai arahan Pak Gubernur Jabar. Harus ngapain ini agar anak-anak bisa tetap belajar di rumah, jangan nanti orangtua malah ngajak anak-anak liburan kan jadi tidak menyelesaikan masalah," ujarnya.

Ajay menekankan, pihak sekolah menyiapkan bahan ajar selama siswa berada di rumah.

"Saya tekankan ke kadisdik agar guru beri tugas selama 2 minggu, kalau bisa tugasnya banyak jadi anak-anak ketika tidak belajar di sekolah sibuk mengerjakan tugas. Dan itu bukan libur sekolah," tegasnya.

Libur sekolah akan berlangsung mulai 17-28 Maret 2020.

Guru tetap memberikan materi pembelajaran via online, baik via WA Grup, Web Sekolah atau telah disiapkan sebelum upacara selesai sehingga target kurikulum tetap tercapai.

"Selama belajar di rumah dalam 14 hari tersebut, orang tua siswa menjamin siswa untuk tetap berada di rumah, tidak bepergian ke tempat keramaian. Orangtua juga agar melaporkan setiap hari kondisi kesehatan anaknya melalui wali kelas," jelasnya.***

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Menjemur Gabah Padi di Kampung Halaman




Sumber: pikiran-rakyat
loading...

No comments

Powered by Blogger.