Header Ads

Sekretaris Pers Presiden Brasil Positif Corona, Sempat Bertemu Trump

BRASILIA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan tidak khawatir tertular virus corona, meski baru saja melakukan kontak dengan tamunya yang setelah kunjungan itu positif mengidap Covid-19. Trump sempat bertemu dan makan malam bersama Presiden Brasil Jair Bolsonaro dan Sekretaris Fabio Wajngarten, di resornya di Florida, Sabtu (7/3). Fabio Wajngarten dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Sekretaris Pers Presiden Brasil Positif Corona, Sempat Bertemu Trump
Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden Mike Pence berfoto bersama Sekretaris Pres Presiden Brazil, Fabio Wajngarten, di resornya di Florida, Sabtu (7/3). Fabio Wajngarten (kanan) dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. (Foto: dailymail/hariansib)

“Mari kita sebut begini: Saya tidak khawatir," tegas Trump pada wartawan saat bertemu dengan Perdana Menteri Irlandia, Leo Varadkar, di Oval Office kemarin. Juru bicara Gedung Putih, Stephanie Grisham, mengatakan Trump dan Wakil Presiden Mike Pence "hampir tidak berinteraksi" dengan pejabat Brasil itu, dan mereka "tidak perlu dites saat ini".

Lebih lanjut, Stephanie mengatakan unit medis Gedung Putih dan Layanan Rahasia AS memastikan bahwa "setiap tindakan pencegahan telah diambil" untuk memastikan kesehatan Trump, Pence, keluarga, dan staf mereka. "Kami sedang memantau situasi dengan cermat dan akan memberitahu semua orang, segera setelah mendapatkan informasi terbaru," kata Stephanie.

Sementara itu dua senator AS yang juga menghadiri kunjungan itu mengatakan mereka akan melakukan karantina secara mandiri. Senator Rick Scott dari Florida mengatakan dia telah bertemu dengan seorang staf Bolsonaro. Kemudian Senator AS dari South Carolina, Lindsey Graham, tidak ingat kontak langsung dengan Bolsonari di Mar-A-Lago. Akan tetapi, dia tetap akan melakukan karantina secara mandiri karena "esktra waspada" dan atas saran dokternya.

Dituturkan dua sumber yang dikutip CNN, Jumat (13/3), bahwa Wajngarten dinyatakan positif virus corona pada Kamis (12/3) waktu setempat. Diketahui bahwa beberapa hari sebelumnya, Wajngarten baru saja bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Florida, AS.

Wajngarten berkunjung ke AS saat mendampingi Presiden Bolsonaro. Menurut dua sumber yang memahami situasi ini kepada CNN, Trump berada dalam jarak dekat secara fisik dengan Wajngarten. Selama berada di AS, Wajngarten menghadiri jamuan makan malam yang digelar Trump di resort Mar-a-Lago di Florida.

Wajngarten sempat berfoto langsung dengan Trump dan berdiri hanya beberapa meter dari Trump saat dia berbicara dalam acara ulang tahun analis politik dan penyiar Fox News, Kimberly Guilfoyle.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Australia, Peter Dutton, terkonfirmasi positif virus corona. Dutton menjadi pejabat pertama di Australia yang terinfeksi virus yang tengah merajalela secara global ini. Dutton mengumumkan sendiri dalam pernyataan yang dirilis Jumat (13/3) ini. Diumumkan oleh Dutton bahwa dirinya kini memulai periode karantina di rumah sakit setempat. "Pagi ini saya terbangun dengan suhu dan radang tenggorokan," ucap Dutton dalam pernyataannya.

"Saya segera menghubungi Departemen Kesehatan Queensland dan kemudian dites untuk Covid-19. Saya diberitahu oleh otoritas Kesehatan Queensland bahwa hasil tes menunjukkan positif," ungkapnya. "Sudah menjadi kebijakan otoritas Kesehatan Queensland bahwa siapa saja yang dinyatakan positif harus dirawat di rumah sakit dan saya telah mematuhi saran mereka," sebut Dutton dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, Dutton yang merupakan pejabat berpengaruh dalam pemerintahan Perdana Menteri (PM) Scott Morrison, menuturkan dirinya merasa baik-baik saja. "Saya merasa baik-baik saya dan akan memberikan informasi lebih lanjut pada waktunya," ujarnya.

Menurut laporan media Inggris, The Guardian, Dutton baru saja pulang dari Amerika Serikat (AS). Dia diketahui bertemu para pejabat AS, Inggris, Kanada dan Selandia Baru di Washington DC, AS, pada 6 Maret lalu, sebagai bagian dari jaringan aliansi intelijen 'Five Eyes'.

Positif Corona
Bertambah lagi jumlah pejabat tinggi Iran yang terinfeksi virus Corona. Pekan ini, Wakil Presiden senior Iran Eshaq Jahangiri dan dua menteri Iran lainnya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona yang kini menembus angka 10 ribu kasus di wilayah Iran.

Kondisi kesehatan Jahangiri dipertanyakan dan memicu berbagai spekulasi karena dia tidak terlihat dalam foto-foto rapat yang dihadiri jajaran pejabat tinggi Iran beberapa waktu lalu. Kantor berita Fars News Agency akhirnya memberikan kejelasan soal kondisi Jahangiri.

Dalam laporan Fars News Agency pada Rabu (11/3) waktu setempat, nama Jahangiri ada di urutan teratas dalam daftar nama orang-orang yang dikarantina akibat virus corona. Daftar nama dengan bahasa Farsi itu menyebut Jahangiri sedang dalam karantina dan kondisinya mengalami peningkatan.

Tidak ada penjelasan lebih lanjut soal kronologi Jahangiri terinfeksi dan kapan tepatnya dia dinyatakan positif virus corona. Selama ini, tidak ada laporan resmi dari media nasional Iran soal para pejabat tinggi Iran yang sakit akibat virus corona. Media outlet di Iran lainnya juga tidak pernah melaporkan hal semacam ini.

Pada akhir Februari lalu, Wakil Presiden Iran Urusan Wanita dan Keluarga, Mashoumeh Ebtekar, terlebih dulu dilaporkan positif virus corona. Iran diketahui memiliki 11 Wakil Presiden dalam pemerintahannya. Ebtekar menyatakan dirinya sudah sembuh dari virus Corona dalam postingan Twitter pada Rabu (11/3) waktu setempat. (Detikcom/Hariansib)

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Seru Lihat Bus INTRA Mengejar dan Melewati Bus PMS di Jalan Lintas Timur Sumut



loading...

No comments

Powered by Blogger.