Header Ads

Setelah Dokter Pasien Positif Corona Meninggal, Satgas Covid-19 Sumut Siagakan 330 Ruang Isolasi

MEDAN - Kepala Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) Riadhil Akhir Lubis mengatakan satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona yang meninggal pada Selasa (17/3/2020).

Setelah Dokter Pasien Positif Corona Meninggal, Satgas Covid-19 Sumut Siagakan 330 Ruang Isolasi
Setelah Dokter Pasien Positif Corona Meninggal, Satgas Covid-19 Sumut Siagakan 330 Ruang Isolasi. Petugas medis membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 ke dalam ruang infeksius RSUP Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Rabu (18/3/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI

PDP corona yang meninggal tersebut diberi kode PDP 01.

Pasien tersebut ternyata berprofesi sebagai dokter.

Ia meninggal pada Selasa (17/3/2020) malam sekitar pukul 20.45 WIB.

BACA JUGA: TERNYATA Dokter yang Meninggal di RSUP Adam Malik Positif Corona, Sempat Ditutupi Pihak Adam Malik

Hal itu disampaikan Riadhil melalui konferensi pers yang dilakukan secara live di YouTube, melalui akun Humas Sumut, Rabu (18/3/2020) sore.

"Kita prihatin kemarin tanggal 17 Maret, 1 PDP meninggal dunia.

Kawan-kawan sudah tahu namanya UMT, dokter UMT.

Kita singkat ya.

Dan pada saat meninggal posisinya PDP," katanya, Rabu (18/3/2020).

Riadhil tidak merinci lebih jauh tentang identitas PDP 01 tersebut.

Informasi yang diperoleh tri bun-medan.com, dokter tersebut pulang dari Yerusalem bersama rombongan pada 1 Maret.

Bahkan, ia sempat bekerja di tempat praktik serta ke rumah sakit.

Selama ini, ia tercatat sebagai dokter spesialis di rumah sakit pemerintah serta beberapa rumah sakit lainnya.

Tidak hanya itu, ia juga sempat berkumpul bersama keluarga.

Kadis Kesehatan Sumut, dr Alwi Mujahit Hasibuan, mengatakan, pihaknya akan menelusuri rekan yang bepergian bersama korban.

"Itu ada sekolompok, ada satu grup itu kita coba telusuri.

Kita akan telusuri, kita belum tahu pasti. Tim kita sedang bekerja untuk itu saya akan dapat laporan," tegasnya.

Alwi menyebutkan bahwa pasien masuk sekitar tanggal 14 Maret 2020.

Lebih lanjut Riadhil mengatakan jika terkait penanganan Covid-19, di Sumut sudah disiapkan 330 ruang isolasi.

Selain itu, juga disiapkan rumah sakit evakuasi utama di RS FL Tobing dan RS PTP di Tanjung Morawa.

Kemudian, rumah sakit evakuasi cadangan di RS Sari Mutiara Medan.

Pada Rabu sore juga sudah dibuka pelayanan jika pasien yang ada indikasi atau keluhan batuk, panas dan lainnya yang mengarah ke gejala corona

Sementara itu, untuk perkembangan PDP corona, saat ini di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik sudah menangani 10 PDP yang masih dirawat.

Sebanyak 3 PDP yang sudah pulang (negatif) dan 1 orang PDP yang positif Covid-19 dan sudah meninggal.

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Menjemur Gabah Padi di Kampung Halaman



Sumber: tribun-medan.com
loading...

No comments

Powered by Blogger.