Header Ads

Untuk Pertama Kalinya, Kota Wuhan Tidak Melaporkan Kasus Baru COVID-19

WARTAGAS - Kota Wuhan, Tiongkok yang menjadi awal mula penyebaran virus corona untuk pertama kalinya tidak melaporkan kasus baru infeksi wabah COVID-19 tersebut.

Untuk Pertama Kalinya, Kota Wuhan Tidak Melaporkan Kasus Baru COVID-19
Petugas medis bersorak sebelum ke ruang ICU untuk merawat pasien virus corona di Rumah Sakit Palang Merah di Kota Wuhan, Tiongkok.* (Foto: AFP/STR via AXIOS / Pikiran-rakyat.com)

Laporan itu berdasarkan media pemerintah Tiongkok Xinhua menulis bahwa Komisi Kesehatan Provinsi Hubei menyebut jumlah kematian di wilayah itu meningkat menjadi 8 orang, tetapi kasus baru tetap atau tidak ada penambahan.

Dikutip dari Technology Review, semua kasus baru sehari sebelumnya adalah orang-orang dari luar negeri.

Penyebab tak ada kasus baru di Wuhan ialah karena kebijakan pemerintah Tiongkok melakukan penguncian ketat di seluruh wilayahnya dengan melarang warga bepergian dan tetap tinggal di rumah.

Para ahli mengatakan perlu waktu 14 hari berturut-turut tanpa adanya kasus baru agar wabah COVID-19 dapat dipertimbangkan dan menarik kebijakan lockdown di negara itu.

Dengan tidak adanya kasus baru di Wuhan, Tiongkok telah mulai melonggarkan pembatasan perjalanan, tapi tetap mengkarantina 14 hari orang yang datang ke Beijing, Shanghai dan tempat lain dari luar negeri.

"Sangat jelas bahwa tindakan yang diambil Tiongkok hampir mengakhiri gelombang infeksi pertama mereka," kata Ben Cowling, profesor Sekolah Kesehatan Masyarakat Hong Kong, seperti dikutip dari New York Post.

Pemerintah Tiongkok masih memiliki pekerjaan berat untuk mempertahankan dari kasus-kasus baru dan masih merawat ribuan pasien dengan kondisi kritis serta merehabilitasi pasien yang sudah dipulangkan dari rumah sakit.

Hingga Kamis, 19 Maret 2020 malam, terdapat 81.154 kasus di daratan Tiongkok dengan jumlah kematian 3.249 serta lebih dari 70.000 orang dinyatan pulih.

Secara global kasus terus bertambah menjadi lebih dari 222.000 orang, Italia menjadi negara yang paling terdampak dengan total kasus 35.713 orang dengan kasus kematian mencapai 2.978 orang. ***


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Lagu Batak HOLONG NASO TARPUTIK Cover by RINGO SISTER



Sumber: Pikiran-rakyat
loading...

No comments

Powered by Blogger.