Header Ads

Viral Video Seorang Perawat Menangis, Kelaparan setelah Bekerja 48 Jam tapi Tak Temukan Makanan Gara-gara Panic Buying

WARTAGAS - Seorang perawat di Inggris menangis dalam sebuah video setelah melihat semua rak makanan di sebuah supermarket telah kosong.

Viral Video Seorang Perawat Menangis, Kelaparan setelah Bekerja 48 Jam tapi Tak Temukan Makanan Gara-gara Panic Buying
Paramedis yang terdiam melihat rak makanan yang kosong di supermarket (Foto: pikiran-rakyat.com)

Dengan adanya pandemi COVID-19 di London dan mengharuskan mereka mengisolasi diri dari kerumunan banyak orang, panic buying menyebabkan segala kebutuhan pokok habis di banyak supermarket.

Seorang perawat yang menangani pasien kritis menangis dan memohon agar orang-orang berhenti menimbun setelah ia tidak dapat membeli bahan makanan pokok setelah mengakhiri shift 48 jamnya.

Dalam sebuah video berdurasi satu menit, perawat tersebut duduk di mobilnya dan mengaku telah menangis ketika ia berada di supermarket.

Ia menyadari bahwa dirinya telah gagal mendapatkan makanan.

"Saya baru saja keluar dari supermaket dan tidak ada buah dan sayuran. Saya menangis kecil di sana," ujar perawat tersebut yang diketahui bernama Dawn Bilbrough dalam video, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman The Sun.

Dawn Bilbrough juga mengatakan bagaimana ia bisa menjaga kesehatan saat tidak bisa mendapatkan sayur ataupun buah.

Dalam video tersebut ia mengatakan bahwa keinginannya hanya memiliki sesuatu untuk dimakan dalam dua hari ke depan.

"Saya hanya ingin mendapatkan sesuatu untuk 48 jam ke depan. Tidak ada buah, tidak ada sayuran, saya hanya tidak tahu bagaimana seharusnya saya tetap sehat," ujarnya.

Ia juga mengharapkan agar siapa pun yang melihat orang lain sedang memborong seluruh makan pokok, untuk menghentikannya.

"Ada orang yang menanggalkan rak makanan pokok, kamu hanya perlu menghentikannya, orang-orang sepertiku yang akan menjagamu saat kamu berada di titik terendah, kumohon," tambahnya.

Sebelumnya sebuah gambar mengejutkan juga muncul memperlihatkan seorang paramedis yang diduga adalah orang yang sama yang membuat video tersebut, tampak berdiri menatap rak-rak kosong.

Rak-rak kosong ini akibat dari ketakutan orang-orang akan adanya penguncian karena pandemi COVID-19.

Karena ketakutan itulah yang memicu orang-orang melakukan panic buying.

Gambar itu menunjukkan seorang paramedis yang tampak sedih pada akhir shift nya ketika melihat rak-rak telah kosong di sebuah supermarket.

Sebelumnya, ada panggilan bagi para staf NHS yang berjuang di garis depan, untuk mendapatkan waktu mereka sendiri di toko atau pun supermarket, untuk mengambil persediaan yang dibutuhkan.

Banyak toko yang mengumumkan bahwa mereka memperkenankan bagi para lansia dan juga petugas paramedis untuk berbelanja dan diberikan waktu selama satu jam.

Sementara itu, saat ini jumlah kasus COVID-19 di Inggris telah mencapai 3.269 dengan angka kematian meningkat menjadi 144 jiwa.

Dalam video tersebut perawat itu mengatakan keterkejutannya atas situasi yang tengah terjadi saat ini.


This has to said 😔
#corona virus #nurse #critical care. #NHS
#share
Dikirim oleh Dawn Bilbrough pada Kamis, 19 Maret 2020

Ia juga mengakui bahwa rasa takut mulai muncul dan merasa telah diseret dalam kegelisahan massal yang terjadi saat ini.

"Saya pikir saya hanya terkejut, saya tidak mengharapkannya. Saya benar-benar kewalahan oleh seluruh situasi. Kemudian rasa takut mulai muncul. Ini adalah respon alami untuk menjadi takut sekarang.

"Aku hanya merasa seperti terseret ke dalam kegelisahan massal yang terjadi saat ini," ujar perawat tersebut.

Ia juga mengatakan saat ini para staf NHS sedang bekerja bersama untuk menghadapi tantangan yang ada saat ini.

"Semangat kerja sangat baik, kami menjaga semangat masing-masing. Saya pikir kita semua harus saling memperhatikan saat ini dan benar-benar bekerja sebagai tim. Kita bisa melewati ini," tambahnya.***

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Cantik Kali Bah Burung Tekukur (Balam) - Pidong Anduhur Ini



Sumber: pikiran-rakyat
loading...

No comments

Powered by Blogger.