Header Ads

Dipuji karena Rawat Pasien COVID-19, dr Handoko Gunawan: Aku Bukan Pahlawan

WARTAGAS - Masih ingat dengan dokter Handoko Gunawan? Ya, dokter spesialis paru berusia 79 tahun yang dapat banyak pujian karena aksinya merawan pasien COVID-19.

Dipuji karena Rawat Pasien COVID-19, dr Handoko Gunawan: Aku Bukan Pahlawan
dr Handoko Gunawan (Foto : Istimewa)

Di usianya yang sudah tak lagi muda, ia malah berada di garda terdepan penanganan kasus COVID-19. Dokter Gunawan terkenal di awal kasus COVID-19 di Indonesia.

Kemunculannya kala itu pertama di media sosial setelah foto dia tengah mengenakan alat pelindung diri (APD) di salah satu rumah sakit viral. Dokter Handoko Gunawan pun disebut sebagai pahlawan.

Namun, tahukah Anda kalau ternyata dr Gunawan menolak pujian tersebut. "Oh tidak, aku bukan pahlawan. Pahlawan sebenarnya adalah para dokter dan paramedis yang telah meninggal dunia selama pandemi," katanya seperti laporan Riyadh Daily.

Lebih lanjut dr Gunawan menyatakan, para pahlawan adalah perawat yang masih merawat pasien sambil menangis (karena takut) tetapi karena mereka mengambil sumpah sebelum mereka memasuki profesi ini, mereka terus melaksanakan tugas mereka. "Sedangkan aku hanya seorang pemandu sorak," tambahnya.

Dipuji karena Rawat Pasien COVID-19, dr Handoko Gunawan: Aku Bukan Pahlawan
(Foto : kitabisacom/Instagram)

Keluarga Dr Gunawan mengatakan kepadanya agar tidak merawat pasien yang diduga COVID-19 karena ia mungkin terinfeksi. Namun, keinginan itu tak bisa saya kabulkan.

“Mereka khawatir. Mereka tahu ada risiko tinggi saya bisa terinfeksi, tetapi saya dilantik sebagai dokter. Saya tidak ingin mengesampingkan sumpah saya begitu saja.," ungkapnya.

Bukan hanya soal sumpah profesi yang sudah ia ucapkan sebelum akhirnya terjun sebagai dokter, tetapi ia percaya bahwa Tuhan sudah mengatur semuanya.

“Saya sempat mengatakan ini ke keluarga saya, pasrahkan saja semuanya ke Tuhan. Jika Tuhan memberi saya kesehatan, kita bisa bersatu lagi suatu hari nanti. Tetapi jika tidak, maka begitulah hidup," ucapnya menenangkan.

Di sisi lain, dr Gunawan menceritakan kekhawatirannya pada tenaga medis yang kini tengah merawat pasien COVID-19. Mereka banyak yang tak gunakan APD yang layak dan ini membuat dirinya sedih.

"Beberapa perawat menggigil ketakutan ketika harus mengunjungi pasien yang diduga terinfeksi COVID-19," kata dr Gunawan, yang bekerja di tiga rumah sakit swasta di Jakarta. "Mereka memberi tahu saya; Dok, saya punya anak. Namun, kemudian mereka menyerahkan diri kepada Tuhan," pungkas dr Handoko Gunawan.

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
TAHU BULAT, Yang Tekenal di Bandung Bentuk Bulat Harga 500an - Kuliner Bandung



Sumber: okezone
loading...

No comments

Powered by Blogger.