Header Ads

Jubir COVID-19: Doa Umat Nasrani Kuatkan Kami Hadapi Corona

WARTAGAS - Pada perayaan Paskah kali ini, Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, doa dari umat Nasrani yang tengah berbahagia menguatkan bangsa Indonesia dalam menghadapi wabah corona.

Jubir COVID-19: Doa Umat Nasrani Kuatkan Kami Hadapi Corona
Umat Nasrani tak pergi ke gereja saat Paskah (Foto: The Daily Advertiser)

Pesan itu dia sampaikan langsung di Graha BNPB saat menjelaskan update kasus COVID-19 per 12 April 2020 pukul 12.00 WIB. Ia pun menjelaskan, dengan doa tersebut, pihaknya akan terus memberikan yang terbaik dalam melawan pandemi corona.

"Kami mengucapkan selamat Hari Paskah bagi umat Nasrani di seluruh indonesia. Doa kalian dari rumah menguatkan kami, menguatkan para tenaga medis, menguatkan para jurnalis, menguatkan seluruh aparat keamanan, dan menguatkan kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 baik yang ada di pusat maupun daerah," ungkap Yurianto, Minggu (12/4/2020).

Ia pun menjelaskan pada publik, pihaknya terus berupaya maksimal untuk bisa melawan virus corona COVID-19 yang masih ada di tengah masyarakat. "Kami akan tetap bertugas memberikan yang terbaik agar wabah COVID-19 ini secepatnya dapat dikendalikan," lanjutnya.

Di kesempatan itu juga Yuri mengumumkan update kasus COVID-19 yang terjadi sampai 12 April 2020. Diterangkan di sana, terdapat penambahan kasus sebanyak 399, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 di seluruh Indonesia adalah 4.241 kasus.

Kemudian, terdapat penambahan kasus semuh pasien COVID-19 sebanyak 73 orang sehingga total keseluruhan pasien sembuh adalah 359 orang. Sementara itu, terjadi penambahan kasus meninggal juga sebanyak 46 kasus sehingga totalnya mencapai 373 kasus.

Tak bosan-bosan Yuri mengimbau agar masyarakat tetap disiplin dan patuh menjaga jarak aman setidaknya 2 meter dengan orang lain. Kemudian, masyarakat wajib mengenakan masker saat berada di luar rumah, dan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik.

Ia pun mengimbau agar masyarakat tak melakukan perjalanan mudik karena sangat berisiko terpapar virus corona COVID-19 pun membawa virus itu ke kampung halaman.

"Patuh dan disiplin untuk tetap di rumah. Jangan melakukan perjalanan kemana pun, termasuk ke kampung halaman. Risikonya sangat besar, bukan hanya untuk kita tapi juga keluarga kita yang ada di kampung halaman," tegasnya.

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Video Streaming Perayaan Pesta Paskah I Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus HKBP Cimahi Sisingamangaraja



Sumber: okezone
loading...

No comments

Powered by Blogger.