Header Ads

Konglomerat Indonesia Sumbang Rp5,7 Miliar ke Singapura buat Tangani Corona

WARTAGAS - Pendiri Mayapada Group Dato Sri Tahir dikabarkan menyumbang 500 ribu dolar Singapura (Rp5,7 miliar) untuk membantu masyarakat kurang mampu di Singapura.

Konglomerat Indonesia Sumbang Rp5,7 Miliar ke Singapura buat Tangani Corona
Pendiri Mayapada Group Dato Sri Tahir. ©2018 Liputan6.com/JohanTallo

Dilansir dari laman The Straits Times, Senin (6/4), sumbangan itu dikirimkan Tahir lewat Singapore Press Holdings' Chinese Media Group. Nantinya kelompok tersebut akan bekerja dengan komunitas lokal untuk membagikan donasi ke masyarakat yang kurang mampu.

Sumbangan diberikan ke grup media karena konglomerat asal Indonesia itu mengapresiasi kinerja pers yang menemaninya saat karantina. Ketika menjalani karantina di Singapura, Tahir mengaku banyak membaca koran.

"Koran-koran adalah makanan yang paling penting bagi saya, yang telah menginspirasi saya. Di Singapura, kelompok yang lebih lemah butuh pertolongan. Dan saya berpikir, karena kondisi saya baik-baik saja, mengapa tidak memakai peluang ini untuk memberi sedikit kontribusi?" jelas Tahir yang memberi donasi senilai miliaran rupiah.

Tahir berharap aksi ini memberikan inspirasi kepada konglomerat lain di Singapura. Sebab, sejauh ini ia baru melihat hanya pemerintah yang aktif melawan Virus Corona.

"Pemerintah Singapura telah bekerja dengan baik, dan melakukan banyak hal. Tetapi saya mengobservasi hal yang aneh. Saya tidak melihat pebisnis dan taipan Singapura yang merespons, setidaknya saat ini belum," jelas Tahir.

Di Indonesia, Tahir juga sudah memberikan donasi. Ia telah menyuruh anak perempuannya untuk menyediakan 1.000 makanan gratis tiap Senin sampai Jumat selama tiga bulan.

Dengan langkah itu, Tahir berharap dapat membantu bisnis kecil sembari menyediakan makanan gratis.

Donasi lainnya adalah sumbangan USD 3,2 juta (Rp52,8 miliar) bagi para sopir taksi dan masjid-masjid di Indonesia. Selain itu, Tahir memberikan bantuan peralatan ke provinsi Fujian di China.

Menurut Tahir, perang melawan Virus Corona jenis baru tak cukup hanya dengan pemerintah. Ia menyebut semua orang punya tugas masing-masing.

"Semua orang memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk berpartisipasi," Tahir menegaskan.

Tahir tercatat sebagai permanent resident di Singapura. Ia juga termasuk salah satu dari 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Wisata Alam Pemandian Air Sejuk (PAS) Timuran Kec Jawamaraja Bahjambi Simalungun Sumut



Sumber: merdeka
loading...

No comments

Powered by Blogger.